jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 24, 2024
Jakarta: Pengetahuan tentang perawatan kulit semakin berkembang. Tidak hanya perempuan, laki-laki dan anak-anak juga diajarkan untuk menjaga kesehatan wajah dengan menggunakan perawatan kulit. Selain itu, ternyata perawatan kulit topikal kini semakin populer lho!

Jakpat melakukan survei untuk mengetahui kebiasaan masyarakat dalam menggunakan produk riasan dan perawatan kulit serta menentukan produk mana yang sering digunakan pada tahun 2023. Jakpat sendiri merekrut setidaknya 2 ribu orang untuk mengikuti survei ini.

Jakpat menjelaskan, kesadaran menggunakan perawatan kulit semakin meningkat. Tak hanya itu, perawatan kulit topikal semakin populer di kalangan masyarakat karena dianggap baik untuk perawatan kulit mereka.

Sekitar 74% responden mengaku merek lokal cukup menarik perhatiannya dalam 6 bulan terakhir. Dibandingkan merek luar negeri, 73% pengguna perawatan kulit setuju bahwa produk perawatan kulit lokal lebih sesuai dengan kondisi kulitnya.

Survei Tren Riasan Jakpat: Produk Bibir dan Alis Raih Peringkat Teratas

Melihat data penjualan ritel pada tahun 2023, penjualan produk riasan dan kecantikan meningkat dari tahun ke tahun. Meski sebagian besar pembelian dilakukan secara online melalui e-commerce, namun kita tetap perlu memperhatikan pembelian offline melalui toko makeup. Aska Primardy, Kepala Riset Jakpat, mengatakan.

 

Vitamin C, niacinamide dan asam salisilat merupakan bahan dasar perawatan kulit

Sadar akan kesehatan wajah dan kulit, maka perawatan kulit yang dipilih pun berbeda-beda sesuai kebutuhan. Tahun ini Jakpat mengungkap vitamin C, niacinamide, dan asam salisilat menjadi skincare teratas tren tahun 2023.

Dari segi bahan produk, vitamin C tetap menjadi bahan perawatan kulit paling populer, dengan lebih dari separuh responden menyatakan bahwa produk perawatan kulit mereka mengandung vitamin C. Selain itu, niacinamide dan asam salisilat adalah bahan perawatan kulit yang paling populer.

Klaim perawatan kulit yang halal, bebas alkohol, dan teruji secara dermatologis lebih penting bagi sebagian besar responden, dan perempuan cenderung lebih menghargai klaim perawatan kulit tersebut dibandingkan laki-laki.

Penggunaan produk perawatan kulit juga dinilai bermanfaat dalam pengaplikasian riasan. Hal ini sejalan dengan survei Jakpat, dimana lebih banyak pelajar (54 persen) dan mereka yang bekerja (69 persen) yang menganggap penting riasan dibandingkan mereka yang tidak bekerja (47 persen). Hal ini menunjukkan minat dan pentingnya penggunaan riasan saat ini.
(POHON CEMARA)