Mancing Nila di Bendung Katulampa

Ada sensasi menarik saat musim memasuki musim kemarau seperti ini, apa itu?
Oje (55), warga Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur mengaku bisa meraup untung hingga Rp 200 ribu‎ per hari. Dirinya bisa menambang pasir hingga 40 karung per hari. Dengan dibantu saudaranya, ‎Oje tidak hanya menambang pasir, tapi juga mengumpulkan batu koral. Tapi bukan itu yang menarik disini?

mancing ikan nila

Tinggi Muka Air (TMA) di Bendung Katulampa, Bogor menunjukan titik terendah yaitu 0 centimeter (CM). Namun kondisi tersebut malah mendatangkan berkah bagi warga sekitar Bendung peninggalan jaman Belanda tersebut.
Bendung Katulampa yang mengering bisa membuat semua orang menyalurkan hobi mereka. Dia biasa memancing tepat di bawah jembatan Bendung Katulampa.  Sudah sekitar seminggu ini, hari-harinya diisi dengan memancing.
“Biasanya ikan banyak di bawah jembatan ini. Banyak ikannya kaya ikan mujair, nila bahkan ikan mas juga ada. Biasanya untuk dimakan dirumah, tapi kalau ada yang mau beli ya saya jual saja,” ujar Putra, salah satu pemuda yang ikut serta memancing di  Bendung Katulampa.

Updated: June 26, 2015 — 12:38 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons