jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 25, 2024

JAKARTA (JurnalPagi) – Salah satu sisi positif penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar bagi suporter muslim adalah kemudahan mencari mushola di stadion setiap kali menonton pertandingan.

Pasalnya, Panitia Lokal Piala Dunia 2022 atau Supreme Committee (SC) mensyaratkan ketersediaan kapel kecil di setiap stadion yang digunakan untuk hajatan sepak bola akbar.

Ini tentu lebih mudah mengingat tujuh dari delapan stadion yang digunakan sebagai venue Piala Dunia harus dibangun dari awal oleh pemerintah Qatar.

Kampung suporter Piala Dunia 2022 masih ramai jelang perempat final

Misalnya, di Stadion Al Thummama, sangat mudah untuk mengakses fasilitas salat yang berada di dekat pintu tribun penonton. Salah satunya ada di dekat pintu platform media.

Papan informasi yang menunjukkan lokasi ruang sholat juga ditemukan saat penonton pergi ke lantai tribun sesuai dengan tiket yang mereka terima.

Ruang sholat di stadion Qatar dipisahkan untuk jamaah pria dan wanita. Di dalam musala terdapat tiga sampai empat kran air dengan tempat duduk untuk kebutuhan wudhu.

Untuk Stadion Al Thummama, musala pria memiliki kapasitas minimal 30 jamaah, yang bisa digunakan secara bergantian.

Sedangkan untuk Stadion Ahmed Bin Ali, kapasitas mushola sedikit lebih kecil dari Stadion Al-Thamama. Selain itu, di stadion 974 dibangun musala terpisah di luar tribun.

Kehadiran mushola di dalam stadion akan sangat membantu para suporter muslim di Piala Dunia 2022, mengingat pada babak penyisihan grup pertandingan akan dilaksanakan pada pukul 13.00, 16.00, 19.00 dan 22.00, artinya mereka dekat dengan waktu. Untuk siang, Ashar, Maghrib dan Isya doa.

China Ikut Piala Dunia 2022 di Qatar
Tur Stadion Piala Dunia 2022 di Doha Metro

Pengkhotbah: Gilang Galliarta