Aduhh… Ribuan pekerja China Menyerbu Indonesia

Membanjirnya tenaga kerja yang berasal dari China ini benar-benar membuat heboh netizen, terlebih lagi keberadaan mereka di Indonesia tidak memiliki ijin yang lengkap.
Membanjirnya tenaga kerja kasar asal China membuat gerah. Pasalnya, mereka datang ke Indonesia tidak memiliki ijin lengkap dan harus dipulangkan.

Beberapa hari yang lalu berina datangnya tenaga kerja kasar asal China datang bergelombang ke Bayah, Pandeglang, Banten ternyata bukan gosip semata. Selain itu juga ada yang berdatangan ke Papua. Jumlahnya mencapai ribuan.  Sebagian besar dari mereka adalah pekerja kasar yang tidak terdidik, mereka juga tidak fasih bahkan sama sekali tidak bisa berbahasa Indonesia. Mereka dipekerjakan pada proyek pembangunan industri yang sedang berlangsung di daerah tersebut.

Sebelumnya sebanyak 40 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang bekerja di Pabrik Semen Maruni, Distrik Manokwari Selatan telah dideportasi ke negara asalnya, China. Rata-rata, TKA ini tidak memiliki Ijin Kerja (RPJKA) dan Ijin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTKA).
Disampaikan Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Kantor Imigrasi Kabupaten Manowkari, Anton Purnomo Hadi, SE, MM, saat itu mereka dideportasi karena dokumen ijinnya tidak lengkap, dan visa ijin kunjungan dipakai untuk bekerja. “Prediksi kami, kedepan masih ada TKA yang dideportasi,” ungkapnya.

Menurutnya, dari jumlah 359 TKA, sekitar 200 lebih TKA telah mengajukan Permohonan Pengurusan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) ke Kantor Imigrasi Manokwari. Namun hal ini masih bersifat permohonan dan belum ada jawaban dari pihak imigrasi karena jelas-jelas hal ini sudah melanggar aturan imigrasi dan ketenagakerjaan.

Dikatakan, terkait kasus ini, pihaknya sempat didatangi perwakilan PT SDIC Papua Cemen Indonesia, dan meminta agar diberikan toleransi waktu agar TKA ini tidak dideportasi, karena sementara menunggu realisasi RPTKAnya, tetapi hal ini tidak dapat diterima, karena sudah jelas apa yang dilakukan tidak sesuai aturan.

Jumlahnya sudah ratusan, tidak pakai visa tenaga kerja asing, semua visa wisata, sementara yang dipulangkan karena paspornya bermasalah. Jadi pemicu konflik di masyarakat lokal Papua, sebab sampai pekerjaan kasar seperti buruh bangunan juga asli dari China.

tki china (1)

tki china (2)

tki china (3)

Loading...

4 Comments

  1. Pekerja asal negara sendiri masih banyak yang ,berpenghasilaan
    di tambah dengan datang pekerja asing dari luar.
    Tanpa ijin yang jelas pula,
    lebih baek di pulangkan ajah,

  2. Wow masyarakat indonesia harus menolak datang nya orng2 cina kIndonesia apa pun alesan mreka ada visa apa ga bkan mslah ny dgn mereka membanjiri indonesia akan membwa sgla macam msalah org2 ini tiada etika tiada agama sebelum terlambat dan menjadi seperti nigeria dan negara afrika laen ny msyarakat indonesia harus menolak kedatangan org2 dri negara cina.bertindak lah sebelum terlambat.

  3. Alhamdulillah.. saya ga milih jokowi… dan Alhamdulillah.. selama Allah Azza wa Jalla saya sembah dan berusaha bertaqwa kepadNya, pasti disediakan olehNya jalan keluar… para pekerja china masuk ke indonesia.. monggoh-monggoh aja.. toh presiden kita juga ndasbul ra kethok wibowone.. pemudanya juga pada alay dan lebay, lebih banyak bunuh diri karena cinta, tp tidak menyesal saat menjadi anak durhaka, ya klo Indonesia di serbu pekerja china, jgn salahin depnaker juga kali… ya kualitas rakyat kita juga tolong dilihat… orang capek-capek buka lapangan pekerjaan biar ngurangin pengangguran, eh yang ngelamar malah orang-orang kita yang males, korupsi waktu, ga bisa tanggung jawab, mintanya kerjaan santai tapi gajinya gede, maunya kerjanya dilihat atasan terus, ga ada atasan ya tidur.. ga amanah, ga jujur dan seenaknya, saya hanya bisa menggambarkan saat pekerja asing berbondong-bondong masuk ke Indonesia, hanya satu yang hal yang ada di benak saya, ini adalah azab dari Allah karena dosa-dosa kita pada Negara kita yaitu NKRI dan jasa para pejuang yang telah berkorban demi satu kata “ MERDEKA”

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*