jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 16, 2024

Kita perlu menjangkau sekitar 7.500 desa dengan kapasitas pariwisata, dan 80% di antaranya adalah sekitar 6.000 desa.

Kabupaten Bogor (JurnalPagi) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Manparkraf) Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan terciptanya 6.000 desa wisata pada tahun 2024 untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.

Sandiaga usai memberikan pidato publik Beasiswa Strategi Samudera Biru (BOSF) di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu, menjelaskan, dari lebih dari 80.000 desa di Indonesia, terdapat sekitar 7.500 desa yang memiliki potensi wisata.

Dia berkata: Kita perlu menjangkau sekitar 7500 desa dengan kapasitas pariwisata, 80% di antaranya adalah sekitar 6000 desa.

Ia menjelaskan, 6000 desa wisata mampu memberikan kontribusi sekitar 4,5% terhadap pendapatan domestik bruto (PDB) nasional.

Sandiaga menjelaskan, jika 6.000 desa wisata berhasil direalisasikan, maka akan tercipta tambahan 4,4 juta lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif.

Sandiaga Uno Perluas Semangat Inovasi Bidang Ekonomi di BOSF

Sandiaga yakin devisa pariwisata Indonesia akan melebihi target pasca pemilu

“Karena di desa inilah generasi muda kita bisa menciptakan inovasi-inovasi, termasuk produk-produk kreatif yang memperbesar peluang desa wisata untuk meningkatkan kemampuannya,” kata Sandiaga.

Pengembangan sektor pariwisata ini dilakukan karena pascapandemi Covid-19 terlihat adanya tren positif kunjungan desa wisata Indonesia hingga 30%.

Sandiaga mengatakan, saat ini ada dua desa wisata di Indonesia yang dinilai terbaik di dunia, yaitu Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta dan Desa Wisata Panglipuran di Bali.

“Jadi ini prestasi-prestasi yang kita dorong ke depan,” ujarnya.

Sandiaga Ingin Gedung Kemenparekraf Seperti Sarina

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Berharap Pemimpin Masa Depan Fokus pada Pangan dan Korupsi

Koresponden: M.Fekri Satyavan
Redaktur: Agus Salim
Hak Cipta © JurnalPagi 2024