Menkes: Upaya preventif untuk meningkatkan kesehatan harus diintensifkan

Jakarta (JurnalPagi) – Menteri Kesehatan Bodhi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya pencegahan melalui skrining untuk mendeteksi penyakit sejak dini dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

Dokter: Masyarakat Pimpin Skrining Deteksi Dini Kanker Paru

“Kalau diabetes, kolesterol, dan tekanan darah bisa kita kendalikan, kita bisa meningkatkan kesehatan masyarakat,” kata Bodi dalam pertemuan tahunan Indonesian Cardiovascular Society (ISICAM) di Jakarta, Jumat.

Sejumlah penyakit seperti kencing manis atau yang biasa disebut kencing manis umumnya tidak bergejala dan dapat dicegah sejak dini.

Penyakit tidak menular ini dapat menyebabkan komplikasi kesehatan jika tidak ditangani tepat waktu, sehingga para ahli menekankan bahwa pencegahan adalah cara terbaik daripada mengobati pasien yang saat ini menderita masalah kesehatan.

Menkes mengatakan: Salah satu tempat untuk melakukan tindakan preventif adalah Posiando Health Services yang standarnya harus sama di berbagai daerah.

Upaya preventif yang dapat dilakukan antara lain imunisasi rutin untuk melindungi masyarakat dari berbagai penyakit serta memperluas deteksi dan skrining dini.

Selain itu upaya pencegahan melalui pelayanan primer dapat dilakukan dengan meningkatkan kesehatan ibu dan anak dengan memantau tumbuh kembang anak di Pousiando. Untuk ibu hamil, tersedia layanan prenatal care termasuk USG dengan dokter pada trimester pertama dan ketiga.

Posiando juga berperan dalam melaksanakan langkah-langkah promosi seperti memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Pada Oktober 2022, Plt. Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes, dr Prima Yusufin, MKM mengatakan Kemenkes akan mengoptimalkan pemanfaatan posyandu di berbagai daerah agar lebih mudah menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Ibu Negara Ajak Kader PKK-Posiando Sosialisasikan “Sedri” dan “Sadani”.

Wamenx: Posyando akan menjadi yang terdepan dalam menurunkan AKI dan AKB

Pelayanan kesehatan di pelosok Sumbar diperkuat melalui Posiando Prima

Koresponden: Naniin Yunyar
Diedit oleh: Aida Nurjahani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.