MENGHEBOHKAN, WANITA INI JUAL MATAHARI

Memiliki sesuatu dan di klaim karena memang itu kepunyaanya itu sah-sah saja, namun jika memiliki sesuatu yang bukan kepunyaannya bahkan itu milik umum tentu itu dapat dikatakan mencuri atau melanggar hukum. Seperti yang di klaim oleh seorang wanita asal Spanyol yaitu Maria Angeles Duran yang mengklaim atas matahari dan ingin memungut bayaran bagi mereka yang memanfaatkan Matahari.

Sebenarnya klaim kepemilikan itu dinyatakan pada 2010 silam. Perjanjian internasional memang melarang sebuah negara mengklaim kepemilikan atas matahari maupun benda-benda langit lainnya. Namun, itu tidak berlaku bagi Maria Angeles Duran. Perempuan asal Vigo, Spanyol, ini mengklaim memiliki matahari.

Tak hanya mengklaim. Duran kala itu berujar akan menarik bayaran kepada semua orang atas segala pemanfaatan matahari. Yang lebih luar biasa lagi, klaim Duran itu diakui oleh pengadilan Spanyol. Dan itu benar-benar terjadi. Nyata. Meskipun hingga kini tak ada satupun orang di muka Bumi ini yang menerima tagihan dari Duran.

Aksi Duran tak sampai di situ. Ambisi bisnisnya terus meletup. Sehingga baru-baru ini dia menawarkan kavling di permukaan matahari ke laman eBay. Satu meter persegi dia tawarkan 1 Euro atau sekitar Rp 15 ribu.

Namun sayang, akun Duran diblokir oleh eBay akibat menawarkan matahari. Diblokir, perempuan 55 tahun ini tak terima.

Dia menggugat eBay ke pengadilan dan meminta eBay membayar 10 ribu Euro atau sekitar Rp 150 juta. Duran menganggap eBay telah mengambil komisi darinya, namun tak mengizinkannya menerima pembayaran dari mereka yang membeli benda angkasa yang dia jual.

Mendapat gugatan itu, eBay berusaha menyelesaikan masalah ini di luar ranah hukum. Namun Durat tak mau menyelesaikan kasus ini, kecuali di jalur hukum. Apalagi, pengadilan di Kota Madrid menyatakan Duran berhak menyeret eBay ke pengadilan.

Pada 2010 silam, saat pertama kali mengklaim kepemilikan atas matahari, Duran menyatakan klaimnya ini didasarkan pada hukum. “Saya tidak bodoh, saya tahu hukum,” ujar Duran kala itu.

Duran menggunakan celah yang ada pada “Perjanjian Antariksa” yang menyatakan tidak ada negara yang mengklaim berdaulat atas benda langit. Menurut Duran, dirinya tak termasuk dalam perjanjian itu, sebab bukan negara.

Perjanjian tersebut hanya berlaku bagi negara-negara di dunia. Sehingga sebagai individu, Duran merasa berhak menyatakan klaim atas benda langit, termasuk matahari.

Banyak orang mengabaikan klaim Duran ini. Banyak yang berpikir siapa pula yang akan membeli tanah di matahari. Selain jaraknya berjuta-juta mile, pasti di sana tak ada penghuninya. Walaupun ada yang nekat ke sana, pasti tidak akan sampai, karena sangat jauh jaraknya. Dan yang nekat mendekat matahari, pastilah leleh di tengah jalan karena terbakar.

Banyak orang boleh saja mencibir Duran. Tapi lihatlah klaim perempuan yang dianggap aneh ini. Meski penawaran ini terlihat aneh, nyatanya Duran mengklaim bahwa penawaran yang dipasang di eBay itu ada pula penawarnya. Jumlahnya tak sedikit. Dia mengklaim mendapat 600 order dengan nilai 1.200 Euro. Jika dirupiahkan sekitar Rp 18 juta. (Ism, Sumber: The Independent, Metro.co.uk, Kamis 4 Juni 2015)  

1 Comment

Add a Comment
  1. Astafiruloh.. Kalo gue tau orang’a ini udah gue pitess nih sepertii kutu busuk wkwkwk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015