jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 22, 2024

BEIJING (JurnalPagi) – Badan Kekayaan Intelektual Nasional (NIPA) China mengumumkan jumlah paten sah di Negeri Tirai Bambu akan melebihi 4,99 juta pada akhir tahun 2023.

Jumlah merek dagang yang sah di negara ini telah mencapai 46,15 juta, kata Wakil Presiden NIPA Hu Wenhui pada konferensi pers pada hari Selasa sambil merinci kemajuan Tiongkok pada tahun 2023 dalam hak kekayaan intelektual.

Sebanyak 921.000 paten diberikan pada tahun 2023, sementara sekitar 74.000 permohonan paten internasional diajukan melalui perjanjian kerja sama paten.Perjanjian kerjasama paten/PCT), tambahnya.

Sekitar 4,38 juta merek terdaftar di Tanah Air pada tahun 2023. Sebanyak 6.196 permohonan merek internasional telah diterima melalui sistem Madrid.sistem Madrid) selama setahun terakhir.

Selain itu, Tiongkok memiliki total 2508 produk dengan indikasi geografis (Indikasi geografis/GI) pada akhir tahun 2023, dengan nilai keluaran tahunan produk GI mencapai 800 miliar yuan.

Menurut Hu Wenhui, Tiongkok telah mendaftarkan 11.000 desain sirkuit terpadu (IC) pada tahun 2023, sehingga jumlah kumulatif desain IC yang terdaftar menjadi 72.000.

Tahun lalu juga terjadi pembangunan 10 zona percontohan untuk perlindungan hak kekayaan intelektual (IPR) di seluruh Tiongkok. Jumlah pusat perlindungan HKI dan pusat layanan HKI dengan cepat mencapai 112, yang masing-masing bertambah delapan dan tujuh pada tahun 2023.

Hu mencatat bahwa tiga bidang teknis teratas dalam penemuan efektif di Tiongkok berdasarkan tingkat pertumbuhan pada tahun 2023 adalah manajemen teknologi informasi, teknologi komputer, dan aplikasi komunikasi dasar, yang masing-masing meningkat sebesar 59,4%, 39,3%, dan 30%. Tahun

“Hal ini menunjukkan bahwa negara ini tetap mempertahankan inovasi tingkat tinggi di bidang teknologi digital, yang terus mengembangkan ekonomi digital yang berkualitas,” ujarnya.

Ia menambahkan: Perusahaan adalah mesin utama yang menggerakkan inovasi, karena penemuan perusahaan menyumbang lebih dari 70% dari seluruh paten di tanah air. Di antara hak paten yang dimiliki perusahaan, 73,4 persen atau 2,13 juta diperoleh dari perusahaan teknologi tinggi nasional serta perusahaan iptek skala kecil dan menengah.

Saat ditanya mengenai prediksi tahun 2024, Hu mengatakan NIPA akan meningkatkan standar pemeriksaan paten di bidang baru seperti big data, kecerdasan buatan, dan teknologi gen.

Sementara itu, dalam hal kerja sama internasional, ia mengatakan Tiongkok akan menjadi tuan rumah konferensi HKI tingkat tinggi untuk negara-negara mitra Belt and Road pada tahun 2024 dan memiliki rencana untuk melaksanakan proyek kerja sama yang lebih praktis.

Tiongkok juga akan mengembangkan kerja sama dengan lembaga HKI di Amerika Serikat, Eropa, Jepang, dan Republik Korea, serta bidang kerja sama dengan negara-negara BRICS lainnya dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Koresponden: Xinhua
Redaktur: Junidi Soswanto
Hak Cipta © JurnalPagi 2024