Polisi menggerebek pabrik sabu di Ciwidey, Bandung

Bandung (JurnalPagi) –

Satuan Reserse Narkoba Polres Bandung menggerebek sebuah pabrik rumahan Industri rumahan di Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang diduga hendak mengedarkan sabu kepada masyarakat.

Kapolsek Bandung Coombs Paul Kosoro Wibowo mengatakan, Kamis, tersangka alias CR alias Fork ditangkap dalam penyerangan tersebut.

Menurut Kusworo, pabrik obat buatan sendiri itu dibangun hanya delapan hari sebelum Fork akhirnya ditangkap Kamis ini.

“Kami perkirakan dia akan menjualnya nanti, tapi dengan metode investigasi kami jadi bisa diketahui di mana target penjualannya akan dijual,” kata Kosoro di lokasi penyerangan, Desa Panyukokan, Kecamatan Siwidi, Bandung. Kabupaten, Jawa Barat.

Menurutnya, dari operasi tersebut, polisi menemukan dan menyita tiga ons sabu produksi Fork. Menurutnya, sabu yang disita itu belum diedarkan oleh Fork.

Garpu adalah warga yang tinggal di Ciwidey, jelas Kosoro. Namun pada tahun 2021, Fork pindah ke Bali untuk bekerja di klub malam dan mengerjakan sebuah proyek.

Fork kemudian akan kembali ke Bandung pada Januari 2023. Setelah sampai di Bandung, ia langsung memesan barang untuk kebutuhan produksi sabu hari pertama.

Kemudian barang pesanan tiba di hari keempat, kata Kosoro. Lalu pada hari kelima dan keenam, Fork mulai mencampurkan bahan-bahan yang dibelinya untuk membuat sabu.

Kusworo menuturkan, “Bahan-bahan tersebut ia dapatkan dari rekannya saat berada di Bali dan dipadukan dengan CR untuk belajar cara membuat sabu di internet.”

Dengan menangkap Fork, dia mengumumkan kepada publik bahwa mereka tidak boleh mencoba membuat barang-barang terlarang ini. Karena berusaha memproduksi sabu pun tetap terancam hukuman.

Wartawan: Baik, Ahmad Rizaldi
Editor: Noor Al Hayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *