PRIA INI BERUBAH JADI PAHLAWAN SETIAP PULANG KERJA

1 setiap-pulang-kerja-pria-ini-berubah-jadi-pahlawan-penyelamatNanjing Yangtze River Bridge merupakan simbol kemajuan pembangunan di kota Nanjing sekaligus lokasi bunuh diri paling terkenal di China. Menurut catatan kepolisian yang dilansir Weird Asia News, sudah terjadi sekitar 2.000 kasus bunuh diri di sana sejak tahun 168 hingga 2006. Dan hal ini memprihatinkan seorang pria paruh baya yang kelak dikenal sebagai ‘malaikat’ Nanjing Yangtze River Bridge.

Chen Si merupakan sosok sederhana yang sangat terkenal di Nanjing. Pria ini dianggap sebagai pahlawan karena telah menyelamatkan hampir 200 nyawa di Nanjing Yangtze River Bridge. Sejak tahun 2004, Chen Si menggunakan waktu luangnya untuk mencegah orang-orang yang hendak mengakhiri hidup di jembatan tersebut.

Tiap pulang kerja, dia berdiam di posnya yang terletak di Menara Selatan. Ditemani rokok dan sebuah teropong, Chen Si menyisir seluruh area dengan matanya yang awas. Dia menempelkan pesan-pesan penyemangat di sekitar jembatan dan membagi-bagikan nomor ponselnya di berbagai titik, kalau-kalau ada calon korban yang membutuhkan.

Tak cukup sampai di situ, Chen Si juga mencoba membantu orang-orang yang dia selamatkan untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Tak jarang pula ia menampung mereka di rumahnya. Ketika salah satu korban yang berhasil dia selamatkan mengeluhkan utang besar yang tak mampu dia bayar, Chen Si menelepon para kreditornya dan mencoba bernegosiasi dengan mereka.

Dilaporkan GQ, rutinitas Chen Si di Nanjing Yangtze River Bridge dimulai sejak enam tahun yang lalu. Chen Si adalah karyawan di sebuah perusahaan transportasi. Dia merasa prihatin membaca kisah tentang jembatan pembawa petaka tersebut di surat kabar. Tanpa banyak kata, dia pun segera minta dipindahkan ke Menara Selatan Nanjing Yangtze River Bridge. Sejak itu, dia tak pernah alpa dari rutinitas patroli di sekitar jembatan.

Menurut catatan Chen Si di blog pribadinya, sejauh ini dia telah menyelamatkan 174 orang. Namun tak semua orang yang berniat bunuh diri dengan melompat dari jembatan itu berhasil dia selamatkan. Meskipun sudah berlari sekuat tenaga, tak jarang dia terlambat mendatangi si korban. Hal ini menjadi beban pikiran bagi Chen Si, hingga dia harus mengunjungi psikiater.

Kadang beberapa orang yang berhasil dia selamatkan berkumpul kembali di jembatan itu untuk berterimakasih dan merayakan hidup baru yang Chen Si ‘berikan’ kepada mereka. Namun pria yang tutur katanya lugas ini tetap rendah hati. Dia bahkan tak suka jika diwawancarai karena perbuatan mulianya itu.

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*