Kasus penyuapan Muba capai 10 Miliar dan itu patungan

Setelah KPK berhasil mengungkap kasus penyuapan terkait rancangan perubahan anggaran belanja Kabupaten Muba dan menyita uang sebesar Rp 2,6 Miliar, ternyata diketahui bahwa uang itu baru sebagian dari total yang dijanjikan lebih dari Rp 10 miliar.

“Kami memperoleh informasi kemarin itu pemberian yang kedua, tapi sebelumnya sudah pernah ada sekitar Januari atau Februari dan dari informasi yang didapat KPK, komitmennya itu lebih dari Rp 10 miliar, tapi di bawah Rp 20 miliar,” kata Plt Pimpinan KPK, Johan Budi di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2015) kepada detik.com.

Bahkan Plt Ketua KPK, Taufiequrachman Ruki kemudian menambahkan jika uang sejumlah lebih dari Rp 10 miliar merupakan hasil patungan. Namun Ruki tak menyebut siapa saja yang ikut patungan untuk mengumpulkan uang suap itu.

“Sementara keterangan yang didapat adalah uang itu adalah share, iuran, siapa saja yang mendalami iuran itu,pemeriksaan sedang dilakukan, nanti salah kalau saya menyampaikan mengganggu penyidikan,” jelas Ruki.

Untuk saat ini kasus tangkap tangan anggota DPRD muba dengan kepala dinas masih dikembangkan sekarang kegiatan tim penyidik adalah penggeledahan ke sejumlah tempat baik di Palembang maupun Sekayu dan beberapa dokumen kita sita dari hasil penggeledahan itu.
korupsi muba

2 Comments

Add a Comment
  1. Habis lah sudah kekayaan muba kalo ada pemimpin seperti ini,. Kmungkinan kejujuran pemerintah sangatlah sedikit,
    Yang masyarakat alami saat ini adalah kemunduran dalam pembangunan dan peningkatan kualitas kab.Muba

  2. Kita telah dibodohi oleh orang-orang yang belum tentu lebih pintar dari kita. Di situ kadang saya merasa sedih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons