MOBIL MURAH SIAP-SIAP NAIK HARGA

Wahh.. yang belum punya cukup tabungan buat beli Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Suzuki Wagon R dan Brio Satya tampaknya harus segera cari dana talangan nih. brio sportSoalnya pemerintah sebentar lagi akan merevisi harga jual maksimal mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) dari saat ini Rp 95 juta per unit (off-the-road/OTR) itu menjadi lebih tinggi lagi.

Hal ini berkaitan erat dengan pelemahan kurs rupiah terhadap dolar yang mengakibatkan meningkatnya harga bahan baku, dan proyeksi naiknya inflasi.

Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi mengatakan, sejumlah merek peserta LCGC memang sudah meminta pemerintah agar harga mobil dinaikan. Namun, pihaknya masih menunggu hingga program LCGC berjalan setahun. ”Jadi, mungkin pertengahan tahun ini baru kami bicarakan,” ujarnya Minggu (1/6).
Namun, Budi menyatakan belum bisa mengungkap lebih detail tentang kenaikan plafon harga mobil murah tersebut. Sebab, itu harus diperhitungkan secara matang dengan mempertimbangkan beberapa hal.

Budi menyatakan, berdasar fluktuasi inflasi saja, secara logika selayaknya plafon harga tersebut sudah berubah. Inflasi pada Tahun Kuda 2014 ini diperkirakan 5,5 persen. Belum lagi kurs rupiah yang melemah bila dibandingkan dengan tahun lalu. ”Sekarang semua harga (komponen dan bahan baku) naik. Inflasi juga harus kita pertimbangkan. Jadi, wajar kalau naik,” sebutnya.

Tuntutan APM mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian No 33/M-IND/PER/7/2013 tentang Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat yang Hemat Energi dan Harga Terjangkau. Jadi, harga setiap produk LCGC ditetapkan maksimal Rp 95 juta OTR berdasar lokasi kantor pusat APM.

Budi mengakui, penyesuaian harga LCGC dimungkinkan terjadi seiring dengan perubahan indikator ekonomi berupa inflasi, nilai tukar rupiah, serta harga bahan baku.
”Kami memang menyadari, pelemahan nilai tukar rupiah akhir tahun lalu menimbulkan banyak dampak pada industri perakitan kendaraan,” jelasnya.

Jadi bagaimana, secepatnya atau menunggu keputusan pemerintah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons