TOYOTA YARIS DAN VIOS BARU, HARAPAN DARI PENGGUNANYA

Toyota boleh aja berbangga dengan kemunculan dua mobil andalan mereka, Vios dan Yaris. Melihat dari tampilan eksterior, interior dan dashboard dari All New Vios dan All New Yaris, keduanya sangat atraktif, bahkan mata ini akan sangat sulit untuk melepaskan pandangan jika bertemu dengan keduanya melintas di depan mata.
Mengenai mesin, tidak perlu diragukan lagi, AN Vios dan AN Yaris masih menggunakan mesin lawas mereka yang terkenal dengan istilah Fuel Saver & SpeedMaker.
Jika disebut fuel saver saya setuju karena mobil Yaris tipe manual termasuk irit, (1:11-1:18) dan saya sendiri sebagai pemakai mobil ini, tidak terlalu merasakan dampak kenaikan tarif BBM.  Kalo masalah kecepatan, powernya garang tapi hanya sampe garis 80 km, lewat dari sana, kenaikan speed mulai lambat.
Kehadiran All New Yaris sebenarnya seperti buah simalakama bagi pabrikan Toyota, karena sebenarnya anak-anak muda masih suka dengan model Yaris lama yang tampak membulat. Bahkan Toyota telah berhasil mencetak mindset pemakai Yaris dengan istilah Groovy. 
  • Groovy Time with Yaris (waktu senang-senang bersama yaris).  
  • How Groovy Are You?.
  • The Groovynation 

Sementara, AN Yaris baru ini tampak lebih elegan dan lebih cocok dipakai oleh kalangan eksekutif-eksekutif muda, bukan remaja-remaja tanggung dan anak-anak kuliahan. Tinggal lagi bagaimana Toyota mencari sesuatu yang ikonik dari AN Yaris ini, karena gak mungkin kan mereka masih memakai istilah yang lama, kalo mau dipaksain pake istilah groovy, itu ibaratnya bapak-bapak yang tingkah lakunya kayak anak-anak Alay, ihhh…geli-geli ngebayanginnya.

Berhubung saya belum kesampaian meluncur memakai AN Yaris dan AN Vios,  jadi saya belum bisa ngasih testimoni mengenai mobil ini, tapi saya doakan semoga ada banyak sekali perubahan di mobil ini terutama pada:
  1. Suara Kabin, Suara kabin Yaris lama bising banget, suara roda, suara mesin masuk semua.
  2. Kopling. Mobil Vios & Yaris lama manual itu koplingnya keras kayak nginjek batu, udah pernah berada di kemacetan selama 45 menit dengan status mobil stop maju-stop maju. Hasilnya, sampe rumah kaki sebelah kiri langsung dipijet ama istri, asli pegel bozzz.. (makanya saya saranin kalo kamu suka dengan Yaris, mending beli yang matic aja deh)
Updated: December 30, 2013 — 9:11 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons