Waterpauw mengusulkan 153 ASN Papua Barat menjadi pegawai Papua Barat Daya

Manukwari (JurnalPagi) – Pj Gubernur Papua Barat Paulos Waterpaw mengusulkan penambahan 153 pegawai negeri sipil (ASN) di Pemprov sebagai provinsi baru Indonesia ke-38 di Provinsi Papua Barat Daya.

“Total enam kabupaten di barat daya Papua sudah mengajukan masing-masing 150 ASN atau maksimal 900, sedangkan total kebutuhan 1.053,” kata Waterpauw di Manokwari, Kamis.

Usulan persyaratan ASN untuk Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya juga dapat diajukan secara perseorangan melalui kementerian atau lembaga pemerintah non kementerian.

Ia mengatakan, setiap ASN di Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Surong Raya atau Papua Barat Daya otomatis akan ditempatkan di jajaran staf ASN di provinsi baru tersebut.

Persyaratan ASN akan diisi oleh sekitar 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang seharusnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.

Wapres: Pengesahan UU Papua Barat Daya Bisa Percepat Pilkada Prepo

Berdasarkan peringkat, 1.052 ASN tersebut meliputi satu pejabat menengah atas, 33 pejabat tinggi senior, 108 manajer, 297 supervisor, 614 pejabat eksekutif.

Waterpauw mengatakan Provinsi Papua Barat Daya saat ini sedang dalam masa transisi untuk menerima personel, peralatan, dana dan saran dari daerah dan kota di Kawasan Surong Besar dan Provinsi Papua Barat sebagai provinsi pemimpin.

“Ada beberapa agenda besar dalam penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Papua Barat Daya antara lain peresmian daerah dan pelantikan Plt. Gubernur Papua Barat Daya, kemudian pembentukan badan daerah dan ASN. Kami perlu terlibat dalam sektor ini.” Said: Paulus Waterpauw.

Wamendagri minta semua pihak bekerja sama untuk Papua Barat Daya

Koresponden: Rachmat Julaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.