jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 16, 2024

Mengunggah…

Mantan Raja Muda Purwakarta dan Anggota DPR RI Dedi Molyadi diolok-olok warganet usai menyamakan harga beras yang sedang naik dengan perawatan kulit. Foto/ SINDOnews

Bandung – Mantan Raja Muda Purwakarta dan Anggota DPR RI Dedi Mulyadi diolok-olok netizen setelah membandingkan harga beras yang sedang naik dengan perawatan kulit. Aksi Dedi terungkap dalam video yang diunggah pada Senin (26/2) yang akhirnya viral di media sosial.

Banyak netizen dalam komentarnya yang tidak setuju dengan pernyataan Dedi Molyadi dan menilai politikus Partai Greendra itu tidak pro rakyat.

Dalam video yang diunggah, Kang DM alias Dedi Molyadi bereaksi terhadap kenaikan harga beras belakangan ini dan mendapat protes dari berbagai kalangan.

“Makanlah nasi yang terbuat dari beras setiap hari, tapi kamu tidak pernah menghargai sawah, kamu tidak pernah menghormati petani, kamu tidak pernah menghormati pekerja tani,” kutip Kang DM di Instagram @dedimulyadi71, Kamis (29/2/2024). seperti kata pepatah. Jangan sampai, harga beras harusnya selalu murah. .

Kang DM kemudian membandingkan protes kenaikan harga beras dengan harga produk perawatan kulit yang menurutnya tidak ada hubungannya dengan kehidupan.

“Kalau harga beras naik pasti ada keributan, dunia seperti kiamat, tapi harga produk perawatan kulit akan naik, itu tidak ada hubungannya dengan kehidupan, teruskan saja, harga ponsel telepon hanya akan naik Dia melanjutkan: Harga rokok hanya akan naik.

Netizen pun langsung membalasnya dengan beberapa komentar pedas terhadap mantan istrinya Ratna Mostika.

Akun pengguna @cah*** menulis: “Bukan penggemar rakyat.”
Akun @nat*** menulis: “Perbandingan yang konyol, beras adalah kebutuhan primer, dibandingkan perawatan kulit sebagai kebutuhan sekunder.”

Di akun pengguna just*** tertulis: “Disetujui melihat pejabat seperti itu yang tidak peduli dengan penderitaan rakyat.”

Akun @adi*** menulis: “Tidak masuk akal, kamu bandingkan nasi dengan perawatan kulit.”

(Hari ini)