jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 14, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Berbagai kejadian dan tindakan hukum aparat terjadi sepanjang Selasa (27/2). Mulai dari penyidikan Polri atas pelanggaran pemilu hingga narkoba asal Amerika Serikat.

Berita hukum menarik yang dihimpun JurnalPagi adalah sebagai berikut:

1. Polri menyatakan menerima 322 laporan tindak pidana pelanggaran pemilu selama tahun 2024.

JAKARTA (JurnalPagi) – Direktur Kriminal Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Johandani Rahardju Puru mengatakan pihaknya telah menerima 322 laporan pelanggaran pidana pemilu pada tahun 2024.

Johandani menjelaskan, laporan per 26 Februari 2024 merinci 149 kasus dalam penyidikan, 108 kasus ditangguhkan, dan 65 kasus dikumpulkan polisi, baik di jajaran Barskrim maupun Polda.

Baca di sini

2. BC Soekarno Hata menggagalkan penyelundupan 5900 gram narkoba Amerika.

Tangerang (JurnalPagi) – Biro Pusat Pelayanan Bea dan Cukai Bea Cukai Tipe Menengah (KPUBC TMP) C Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, menggagalkan tindak pidana penyelundupan 5.900 gram narkotika asal AS-Kolombia.

Kepala Bea dan Cukai Sweta Gatot Sogeng Wibowo saat jumpa pers di Tangerang, Selasa, mengatakan tindak pidana peredaran narkoba tersebut merupakan hasil operasi geng gabungan pada 2023-2024.

Ditambahkannya, aksi yang dimulai pada akhir tahun 2023 hingga awal tahun 2024 ini berhasil menangkap dua orang WNI dan satu orang WNA Kolombia dengan barang bukti total 3.106 gram ganja dan 2.805 gram kokain cair yang masing-masing di antaranya adalah narkotika jenis narkotika. diadili secara terpisah. Diperoleh. dikatakan.

Baca di sini

3. KPK: Hakikat perkara Helmut Harmavan tidak terpengaruh oleh pengadilan

JAKARTA (JurnalPagi) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut kasus Helmut Harmawan dalam kasus suap terhadap mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Edward Omar Sharif Hayarij alias Eddie Hayarij tidak bisa dihentikan, meski yang bersangkutan menang. Gugatan pendahuluan mengenai penetapan tersangka terhadap dirinya.

“Isi perkaranya tidak sah. Jadi akan kami analisa lebih lanjut untuk mengambil tindakan hukum lebih lanjut,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fekri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Baca di sini

4. Memberikan tas mewah meniadakan Hassan

Jakarta (JurnalPagi) – Dituduh suap pengurusan perkara di Pengadilan Tinggi (MA), mantan komisaris PT Wika Beton Dadan Teri Yudianto membantah memberikan tas mewah kepada Hasbi Hasan, sekretaris MA nonaktif, karena tas itu memang diberikan kepadanya. . Dulu. pacar perempuan.

Saat bersaksi di Pengadilan Tipikor (Tipikor), Jakarta, Selasa, Dadan mengatakan tas mewah itu dibeli di Singapura sekitar Juni 2022 bersama istrinya Risca Diana.

Baca di sini

5. KPK memanggil pejabat Kementerian ESDM terkait kasus korupsi Abdul Ghani Kasuba.

Jakarta (JurnalPagi) – Penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil Kepala Suku Dinas Perencanaan Produksi dan Pengusahaan Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Cecep Mochamad Yasin, sebagai tersangka. saksi dalam suatu perkara yang dituduhkan. Kasus korupsi yang melibatkan Abdul Ghani Kasuba, Gubernur Maluku Utara (AGK) nonaktif.

Hari ini di Gedung Merah Putih KPK, tim penyidik ​​mengagendakan pemanggilan dan pemeriksaan saksi Kepala Subbagian Perencanaan Produksi dan Pengusahaan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM. Republik Indonesia. Cecep Mochamad Yasin,” kata Kepala Departemen Pemberitaan KPK Ali Fekri, Selasa di Jakarta.

Baca di sini

Koresponden: Walda Morrison
Diedit oleh: Chandra Hamdani Noor
Hak Cipta © JurnalPagi 2024