jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 14, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) melakukan penelitian terhadap ojek online dengan tujuan untuk meningkatkan standar keselamatan transportasi roda dua.

Kajian bertajuk “Penjelasan Kekerasan Seksual dan Faktor Risiko yang Berpotensi Menimbulkan Pelecehan dan/atau Kekerasan Non-Seksual atau Seksual pada Penyedia Jasa Transportasi Online (Mitra)” dari Fakultas Psikologi UI akan berlanjut selama enam bulan. Termasuk ribuan pengemudi ojek online di lima kota Indonesia. Antarmuka pengguna dibagikan dengan platform perjalanan hujan es (Ride Sharing) Grab untuk riset ojek online.

“Kerjasama ini merupakan bagian dari pendidikan tinggi Teri Dharma yang meliputi penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Dekan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Dr. Bagus Tekin, M.Hum, psikolog, dalam siaran persnya. Di Jakarta, Kamis

Survei IDEAS: 68% ojek online beroperasi hingga 16 jam sehari

Bagos mengatakan, pihaknya mendukung upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi konsumen, masyarakat, dan mitra ojek online.

“Diharapkan kerjasama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh pengguna jasa transportasi on linekata Bagos.

Kerja sama antara akademisi dan industri ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama penelitian kedua pihak di kampus UI Depok, Jawa Barat. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap standar baru proses perekrutan mitra ojek online dan meningkatkan standar keselamatan ojek online.

Ditjen Perhubungan dan Perpajakan mengedepankan aspek keselamatan bagi mitra ojek online

Rodi Juniantino, Director of Trust and Security dan GrabSupport, Grab Indonesia, mengatakan penelitian bersama Fakultas Psikologi UI ini diharapkan dapat memberikan pemahaman komprehensif mengenai faktor psikologis yang dapat memicu terjadinya pelecehan seksual dan non-seksual yang dilakukan oleh pengendara ojek online. Pengemudi taksi sehingga perusahaan dapat melakukan pencegahan yang efektif.

Razi juga menegaskan bahwa mereka menerapkan prinsip tersebut tanpa toleransi (Tidak ada toleransi) terhadap segala bentuk pelecehan dan kekerasan.

Aplikator Ojek Online Sarankan Punya Platform Seperti Organda

Redaktur : Siti Zulikha
Hak Cipta © JurnalPagi 2024