jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 25, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Pelatih kepala Bayern Munich Thomas Tuchel menilai kekalahan 2-3 melawan Bochum pada laga pekan ke-22 Bundesliga di Venuvia Rohrstadion, Minggu (18/2) merupakan hasil yang tidak adil bagi timnya.

Pada laga tersebut, Jamal Musyala (menit ke-14) membawa Bayern unggul cepat sebelum tim tuan rumah membalas dengan tiga gol yang diciptakan Takuma Asano (menit ke-38), Kevin Schlatterbeck (menit ke-44), dan Kevin Stöger (menit ke-78).

Bayern sempat membuka harapan ketika Harry Kane mengakhiri kekeringan golnya di menit-menit akhir (menit ke-87). Namun gol tersebut belum cukup bagi Bayern untuk tidak kalah untuk ketiga kalinya berturut-turut di semua kompetisi musim ini.

“Saya rasa kekalahan hari ini bukanlah hasil yang adil. Ada banyak hal yang merugikan kami,” kata Tuchel, Senin, dilansir laman resmi klub.

Pria berusia 50 tahun itu merasa kekalahan dari Bochum sulit diterima karena timnya menguasai permainan sepanjang laga dengan 69% penguasaan bola dan total 27 tembakan, 10 di antaranya tepat sasaran.

Ia pun merasa timnya menunjukkan semangat pantang menyerah, meski kehilangan Dayot Opamkanu yang dikeluarkan dari lapangan karena kartu kuning kedua pada menit ke-76.

“Kami mempunyai lima atau enam peluang bersih dan mendominasi permainan. Kami sempat tertinggal namun tidak pernah menyerah hingga peluit akhir dibunyikan. Kami kalah jumlah untuk waktu yang lama,” katanya.

Terkait kekalahan ketiga timnya, Tuchel menilai kekalahan melawan Bochum sangat berbeda dengan dua kekalahan sebelumnya yang membuat mereka kalah 0-3 dari Bayer Leverkusen dan 0-1 dari SS Lazio di Liga Champions.

“Saya merasa kekalahan ini berbeda dengan dua kekalahan sebelumnya, itu tidak pantas. Semua yang salah adalah salah hari ini. Kami mungkin kehilangan sedikit momentum setelah jeda dan Bochum memanfaatkannya untuk menyerang diri mereka sendiri.” Mantan manajer Chelsea

“Secara keseluruhan, kami tampil berbeda hari ini dibandingkan Leverkusen dan Roma. Kami tidak pernah putus asa,” tambahnya.

Sementara itu, bos Bochum Thomas Lech merasa kemenangan melawan Bayern sangat penting bagi timnya yang kini unggul sembilan poin dari zona degradasi.

Kami sekarang memiliki 25 poin. Hasil kemarin bagus untuk satu atau dua pesaing kami. Jadi, baguslah kami mendapat tiga poin hari ini. Dan untuk mengalahkan tim dengan kualitas hebat seperti Bayern, kami tidak boleh melakukan kesalahan apa pun,” kata Lech.

Koresponden: Zaro Azza Siachenyar
Redaktur: Teguh Handoko
Hak Cipta © JurnalPagi 2024