Tim SAR Babel mengerahkan tiga kapal pengintai bawah air

Pada hari ketiga pencarian korban helikopter naas ini, kami mengandalkan tiga kapal pelacak bawah air ini.

Belitung (JurnalPagi) – Tim SAR Kepulauan Bangka Belitung mengerahkan tiga kapal pengintai bawah air untuk mengoptimalkan pencarian tiga korban hilang dari helikopter kontak BO-105 P 1103 milik Polairud di Perairan Manggar, Belitung Timur.

Pada hari ketiga pencarian korban helikopter naas ini, kami mengandalkan tiga kapal pengintai bawah air ini, kata I Made Oka Astawa, Kepala Basernas Provinsi Kepulauan Babil, Selasa pagi di Mengar.

Dikatakannya, tiga kapal pendeteksi bawah air telah dikerahkan: KM Quin (bisa diminum di kapal nelayan), Posidrosal yang dilengkapi MBES (Multibeam Echo Sounder), SSS (Side Scan Sonar) dan Magnetometer.

Selain itu, KRI SPICA dilengkapi dengan MBES, SSS, magnetometer, ROV (jika siap) dan terakhir perahu karet Besarens dilengkapi dengan peralatan canggih seperti UWSD, blue eye dan diving.

“Hari ini pencarian tiga korban yakni AKP Aref Rahman Saleh (pilot), Briptu Moch. Atas nama Bripada Mohammad Khairal. Anam (teknisi) pada Senin (28/11) pagi.”

Menurutnya, dalam mengoptimalkan pencarian ketiga korban tersebut, tim SAR gabungan juga menerjunkan delapan unit search and rescue (SRU) yaitu SRU KP-2002, SRU 2 KP-1403, SRU 3 KP-1401, SRU 4 KP-1402 . menetap , SRU 5 KM RIZKI, SRU 6 KP-1203, SRU 7 KP-KETAPANG, RIB 1008.

“Delapan SRU yang dikerahkan difokuskan untuk mencari korban di atas permukaan air dan diharapkan dapat memberikan hasil yang maksimal dengan optimalisasi pencarian korban pada hari ketiga,” ujarnya.

Helikopter NBO-105 ELT Polri berstatus nonaktif.

Pemberita: Aprionis
Editor: Bodhisantoso Budiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *