jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 25, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Platform tiket perjalanan Tiket.com turut membantu industri pariwisata di Indonesia menjadi lebih baik melalui program-program promosi seiring dengan pemulihan perekonomian nasional pasca COVID-19, sehingga menunjukkan tren positif pada Tiket. kinerja bisnis .com

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai rekor 11,6 juta, atau tercatat meningkat signifikan sejak pandemi pada tahun 2023.

Kebangkitan industri pariwisata akan semakin kuat pada tahun 2024. Pendiri dan Chairman Tiket.com mengatakan: “Kami melihat pertumbuhan positif di sektor pariwisata selama tahun 2023. Peningkatan yang kuat di bidang pariwisata terlihat dari kinerja bisnis Tiket.com yang terus mencatat peningkatan pesanan di seluruh sektornya. produk.” Gary Ondarsa, petugas pemasaran pada konferensi pers di Jakarta, Senin.

Wakil Presiden Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Umumkan Empat Tren Pariwisata di 2024

Pengamat: Wisatawan Ingin Wisata Pribadi

Ghari menjelaskan, pada periode Februari hingga Juli 2023, pemesanan tiket pesawat naik 22 persen, akomodasi 36 persen, dan atraksi wisata naik 22 persen.

Hal ini tentunya akan mendorong Tiket.com untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam mendorong perkembangan industri pariwisata nasional.

Tiket.com berkomitmen untuk mempermudah perjalanan masyarakat dengan menawarkan harga yang lebih terjangkau dan layanan yang lebih baik melalui berbagai inisiatif.

“Hal ini menjadi dorongan bagi tiket.com untuk mendukung upaya pemerintah mendorong perkembangan industri pariwisata nasional dengan memberikan insentif untuk membantu masyarakat agar perjalanannya menjadi lebih mudah, nyaman, dan murah,” ujarnya.

Sementara itu, Tiket.com kini menghadirkan Online Ticket Week (OTW) dengan menjual tiket dan akomodasi dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat yang ingin berwisata.

Mulai tanggal 26 Februari hingga 6 Maret 2024, masyarakat dapat menikmati diskon 50% dan cashback hingga Rp 1,1 juta setiap jam mulai pukul 17:00 hingga 21:00 WIB untuk segala kebutuhan perjalanan.

Kemenparekraf: Tren pariwisata 2024 sudah meninggalkan konsep konvensional

Indef: Tren pariwisata 2024 lebih fokus pada lokal dan ‘slow travel’

Koresponden: Pangeran Hanifah
Diedit oleh: Zita Mirina
Hak Cipta © JurnalPagi 2024