jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 24, 2024

Bangkok (JurnalPagi) – Thailand akan memprioritaskan layanan berstandar tinggi seperti akses mudah, hotel nyaman, dan makanan lezat untuk menarik wisatawan, terutama wisatawan asal Tiongkok, seperti disampaikan Nithee Seeprae, wakil gubernur komunikasi pemasaran di Otoritas Pariwisata Thailand.

Thailand Tourism Forum 2024 diadakan di Bangkok pada Senin (15/1), dan para akademisi serta pemimpin bisnis berkumpul di acara tersebut dan berbagi pandangan mereka dalam mempromosikan industri pariwisata Thailand.

“Pariwisata memainkan peran penting dalam perekonomian Thailand, dan Tiongkok selalu menjadi salah satu sumber pasar terbesar Thailand,” kata Niti kepada Xinhua.

Niti menjelaskan: Salah satu kendala yang dihadapi wisatawan adalah proses pengurusan visa, sehingga pembebasan visa akan menjadi cara yang lebih baik untuk lebih meningkatkan daya tarik Thailand dan meningkatkan perekonomian negara.

Thailand telah memberikan status bebas visa sementara bagi wisatawan asal Tiongkok yang akan berakhir pada 29 Februari 2024. Keputusan baru telah dibuat oleh pemerintah Thailand bahwa negara tersebut akan secara permanen menerapkan kebijakan bebas visa bagi warga negara Tiongkok mulai tanggal 1 Maret.

Selain memudahkan persyaratan perjalanan, pengalaman lokal, budaya eksotis, serta makanan dan minuman selalu menjadi faktor kunci dalam menciptakan pengalaman gaya hidup yang lebih baik di Thailand, menurut Niti.

Menurut Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand, Thailand menerima 28 juta wisatawan asing pada tahun 2013, termasuk 4,56 juta dari Malaysia dan 3,51 juta dari Tiongkok, dua pasar terbesar.

Negara Asia Tenggara ini menargetkan 8 juta wisatawan asal Tiongkok tahun ini, meningkat 75 persen dibandingkan 11,1 juta wisatawan Tiongkok pada tahun 2019 sebelum pandemi global.

Koresponden: Xinhua

Hak Cipta © JurnalPagi 2024