jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 22, 2024

TAIPEI (JurnalPagi) – Saat Beijing melanjutkan aktivitas militernya di dekat pulau yang diklaim oleh China, Kementerian Pertahanan Taiwan pada Senin mengumumkan bahwa total 43 pesawat Angkatan Udara China telah melintasi garis tengah Selat Taiwan dalam 24 jam terakhir.

China, yang mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, mengatakan pada Minggu (25/12) pihaknya melakukan “manuver serangan” di wilayah laut dan udara di sekitar Taiwan.

Menurut China, manuver itu sebagai tanggapan atas apa yang mereka gambarkan sebagai provokasi oleh Taiwan dan Amerika Serikat (AS).

Taiwan, yang dengan keras menolak klaim kedaulatan China, mengatakan manuver itu menunjukkan Beijing menghancurkan perdamaian regional dan berusaha mengintimidasi rakyat Taiwan.

Menurut peta yang disediakan oleh kementerian pertahanan Taiwan, beberapa jet yang terlibat dalam serangan terakhir melintasi garis tengah sensitif Selat Taiwan, sebuah penghalang tidak resmi.

Tujuh kapal Angkatan Laut China (AL) juga terdeteksi di dekat Taiwan, kata kementerian itu.

Taiwan mengirim pesawat tempur yang tidak ditentukan untuk memperingatkan pesawat China, sementara sistem rudal memantau penerbangan mereka, kata kementerian Taiwan.

Dalam beberapa tahun terakhir, China telah meningkatkan tekanan pada pulau yang berpemerintahan sendiri ini untuk menerima aturan Beijing.

Pemerintah Taiwan mengatakan menginginkan perdamaian, tetapi akan mempertahankan diri jika diserang.


Sumber: Reuters

Xi Jinping: Isu Taiwan adalah salah satu landasan politik hubungan China-AS

Amerika Serahkan Suku Cadang Pesawat Militer Senilai 428 Juta Dolar ke Taiwan

Taiwan memulai perang di tengah ketegangan dengan China



Penerjemah: Katriana
Diedit oleh: Tia Mutiasri