Sesuaikan asupan gula agar tetap sehat saat Imlek

JAKARTA (JurnalPagi) – Menjaga asupan gula dan mengatur porsi makan hanyalah beberapa cara agar tetap sehat saat merayakan Tahun Baru Imlek Kayo Naga 2024.

“Sebelum Tahun Baru Imlek, kurangi porsi makan atau lakukan diet, minumlah air sebelum makan agar merasa kenyang untuk mengurangi keinginan makan berlebihan,” kata presiden Sequis Underwriting, Dr. Fridolon Setu Pandu, dalam siaran pers Sequis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Makanan dalam perayaan Imlek seringkali menggugah selera, mulai dari penyajiannya yang menarik, rasanya yang membuat Anda ingin menambah porsinya, aromanya yang harum, hingga rasanya yang menggugah selera.

Friedolin menyarankan seseorang untuk mengatur episode tersebut agar tidak menjadi gila.

Peneliti China Ungkap Kaitan Konsumsi Gula dan Risiko Kesehatan

Masyarakat harus memperhatikan label nutrisi untuk membatasi konsumsi gula

Memberikan saran mengenai konsumsi makanan saat Tahun Baru Imlek, Friedolin mengatakan, Anda bisa mengonsumsi buah-buahan seperti pisang saat sarapan agar merasa kenyang sebelum pesta makan siang. Hindari juga minuman berkarbonasi, alkohol, dan minuman yang mengandung pemanis buatan.

Perayaan Imlek juga identik dengan suguhan manis seperti kue keranjang, cupcakes, dan kue lapis legal. Menurut Fridolin, makanan manis boleh dinikmati saat Imlek asalkan tidak berlebihan.

Sementara bagi mereka yang memiliki riwayat diabetes dan kolesterol, dokter menyarankan untuk membatasi makanan manis. Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dapat meningkatkan risiko penyakit seperti serangan jantung, asam urat, dan obesitas.

Agar tetap sehat dan bugar saat perayaan Imlek, Fridolin menyarankan masyarakat untuk tetap aktif bergerak. Terlalu banyak duduk dapat membuat tubuh menjadi malas dan mengganggu postur tubuh.

Ia mengatakan: “Menjelang Tahun Baru Imlek, persiapkan tubuh agar tetap bugar dengan berolahraga. Lebih baik lagi jika rutin melakukan aktivitas fisik yang menghabiskan energi.”

Fridolin merekomendasikan berolahraga setidaknya 150 menit seminggu untuk menjaga detak jantung dan aliran darah Anda. Selain itu, seseorang biasanya dapat berjalan 10.000 langkah setiap hari.

Tahun Baru Imlek biasanya dipersiapkan jauh-jauh hari, mulai dari membersihkan rumah dan kuil, mendekorasi hingga menyiapkan makanan Tahun Baru Imlek. Meski menyenangkan, aktivitas ini juga menguras energi dan bisa membuat seseorang lelah.

Fridolin menyarankan istirahat 7 hingga 9 jam sehari, menghindari penggunaan gadget dan menonton TV sebelum tidur, serta menggunakan ponsel saat tidur untuk istirahat yang berkualitas.

Terakhir, dokter mengingatkan kami untuk tetap menerapkan protokol kebersihan selama perayaan Imlek, seperti mencuci tangan, menjaga etika batuk dan bersin, serta memakai masker saat berada di tengah keramaian.

Membatasi asupan garam dan gula serta mengelola stres bisa membuat awet muda?

Dokter: Biasakan rasa sederhana untuk membatasi asupan gula harian Anda

Koresponden: Natisha Andarningtias
Diedit oleh: Zita Mirina
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *