jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 20, 2024

IBUKOTA NUSJurnalPagi (JurnalPagi) – Memasuki Kawasan Pusat Pemerintahan (KIPP), terlihat beberapa gedung besar pemerintahan semakin terlihat bentuknya.

Meski belum sempurna, namun tampilan gedung perkantoran pemerintah tersebut hampir persis seperti gambar asli dalam konsep rencana/plan yang diterbitkan Organisasi Ibu Kota Indonesia (OIKN). Mulai dari Gedung Istana Kepresidenan, Gedung Kepresidenan, Kantor Koordinasi Kementerian hingga Landasan Rumah Menteri hampir rampung.

Kemegahan utama kawasan pusat IKN diwakili oleh Istana Kepresidenan dan Gedung Kantor Kepresidenan yang telah terbentuk.

Di depan istana presiden ada tanah yang hampir selesai dibangun. Alun-alun ini seharusnya digunakan untuk upacara peringatan 79 tahun kemerdekaan Indonesia. Para pekerja nampaknya bekerja keras untuk mempercepat pembangunan ibu kota baru nusantara.

Pemerintah sebelumnya telah memutuskan bahwa upacara HUT ke-79 Republik Indonesia akan diselenggarakan di halaman Istana Kepresidenan, dan hal ini merupakan suatu kehormatan dan keistimewaan merayakan kemerdekaan dengan memilih ibu kota baru sebagai tempat utama.

Kesiapan pemerintah khususnya OIKN dalam mempersiapkan tempat tersebut terlihat dari perkembangan wilayah pusat yang terus mengalami akselerasi. Perkembangan IKN secara keseluruhan secara persentase mencapai 71,47%.

Lalu sebagai Tempat Utamanya, pembangunan Istana Kepresidenan dan Lapangan Upacara sudah mencapai 54,7% dan terus mengalami akselerasi. Area ini mampu menampung hingga 8.000 orang untuk acara.

Di sisi lain, kisaran poros nasional fase 1 juga sudah mencapai 96,41%.

Secara keseluruhan, penyelesaian mega proyek IKN masih jauh dari selesai. Terlihat dari berbagai fasilitas pembangunan yang belum dimulai pembangunannya. Namun, setidaknya pemerintah menargetkan kawasan utama tersebut sudah siap digunakan menjelang HUT ke-79 Republik Indonesia.

OIKN sebagai lembaga pengelola yang ditunjuk pemerintah tergabung dalam Komite Nasional yang diketuai oleh Kepala Sekretariat Presiden Hiro Budi Hartono. Panitia Nasional bertugas mempersiapkan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Dalam wawancaranya dengan JurnalPagi, Sekretaris OIKN Achmed Jaka Santos mengatakan pihaknya telah mempersiapkan secara matang perayaan HUT ke-79 Republik Indonesia di IKN pada 17 Agustus mendatang. Hal itu terlihat dari riuhnya pembangunan gedung-gedung induk dan para pekerja yang tampak serius mengerjakan tugasnya masing-masing. Semua itu dalam rangka menuntaskan pokok-pokok pemerintahan IKN pada 17 Agustus mendatang.

Hari Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan sebuah pembuka sekaligus kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan ibu kota barunya kepada masyarakat Indonesia dan dunia. Oleh karena itu, segala aspek harus dipersiapkan secara matang.

Berdiri di menara observasi dan menunjuk ke arah kompleks Istana Kepresidenan, Jaka menjelaskan, masyarakat diperbolehkan mengikuti perayaan HUT ke-79 RI. Ia yakin masyarakat akan antusias mengunjungi IKN pada 17 Agustus mendatang.

Pergerakan Aparatur Sipil Negara (ASN) pun ikut meramaikan perayaan tersebut.

Oleh karena itu, OIKN telah menyiapkan beberapa tempat di sekitar halaman Istana Kepresidenan agar masyarakat dapat menyaksikan langsung upacara penyambutan Hari Kemerdekaan tersebut.

Layar besar atau Videotron Penataan juga dilakukan agar masyarakat tetap bisa menyaksikan pemakaman dari jarak jauh. Begitu pula dengan Plaza Ceremoni yang mulai terbentuk meski masih dipenuhi debu dan material proyek.

Ahmed Jaka Santos, Sekretaris OIKN, Sabtu (17/2/2024) (JurnalPagi/Bayu Saputra)



Penyelenggara memastikan bahwa akan ada lebih banyak lagi nanti Acara sampingan Hal lain yang bisa dinikmati masyarakat dalam memeriahkan HUT ke-79 RI, namun belum bisa diungkapkan saat ini.

Penyelenggara tidak akan bisa menghalangi atau menghalangi kepentingan umum. Untuk itu, beberapa lokasi telah disiapkan di depan area upacara.

Pembangunan IKN tahap pertama terdiri dari empat tahap terobosan Tahap satu hingga empat telah dilaksanakan pada bulan September, November, Desember 2023, dan Januari 2024.

Delapan sektor utama sedang dibangun, antara lain hotel, perumahan, ritel dan logistik, perkantoran, pendidikan, kesehatan, energi dan transportasi, serta kawasan hijau.

Hingga saat ini, OIKN mencatat total investasi yang dilakukan pada pengembangan IKN tahap pertama mencapai $47,5 triliun, dimana porsi investasi swasta mencapai $35,9 triliun.

Saat ini ada sekitar 350 surat niat (LoI) telah diterima oleh OIKN, dan sedang dikaji secara matang, agar proyek tersebut nantinya dapat memberikan kerjasama yang saling menguntungkan, khususnya untuk pembangunan berkelanjutan.

Luas total IKN mencapai 256.142 hektar untuk wilayah daratan dan 68.189 hektar untuk wilayah laut. Dari luas lahan IKN, kawasan Nusantara hanya akan seluas sekitar 56.159 hektar, sedangkan sisanya sebesar 196.501 hektar akan menjadi wilayah pengembangan IKN.

Komunitas yang hijau dan berdaya

Kantin UMKM di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (17/2/2024) (JurnalPagi/Bayu Saputra)



Sejalan dengan visi IKN menjadi smart city, green city (Kota Cerdas Kota Hijau(Dalam rangka menyambut HUT RI ke 79, OIKN menjadi tempat transit)Titik transit) kendaraan listrik (EV) untuk masuk IKN.

Fasilitas tersebut diperlukan sejalan dengan visi IKN untuk mentransformasikannya Kota Cerdas Kota Hijau. Nantinya, pengunjung yang menggunakan kendaraan berbahan bakar fosil akan singgah di sana untuk transit menggunakan kendaraan bermotor listrik bertenaga baterai (KBLBB) atau bus listrik.

IKN dibangun berdasarkan sebuah konsep Kota pintar dan hutan yang siap menjawab tantangan permasalahan masa depan agar mampu menunjang berbagai kebutuhan masyarakat dengan modal yang layak huni.

Tak hanya itu, menyambut HUT ke-79, pemerintah juga berencana melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk semakin memeriahkan perayaan kemerdekaan Indonesia.

Hal ini diharapkan menjadikan perayaan kemerdekaan kali ini semakin spesial karena adanya partisipasi aktif masyarakat dalam menyambut momen bersejarah di ibu kota baru.

Dalam kesempatan lain, Rayan, warga Desa Asli Harapan, Kecamatan Sepako, Wilayah Panjam Utara (PUU) Paser juga ikut antusias dengan rencana pemerintah merayakan HUT RI ke-79 pada 17 Agustus 2024.

Sebagai warga yang dekat dengan KIPP, tentunya ia akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menghadiri perayaan HUT RI di IKN nanti. Menurut Rayan, Hari Kemerdekaan RI kali ini bisa menjadi istimewa karena dibukanya tanggal baru perayaan Hari Kemerdekaan di ibu kota baru nusantara.

Tentu saja saya bersemangat, karena selain dekat, saya juga penasaran apakah akan ada upacaranya atau tidak, kata Ryan.

Meski pemerintah saat ini masih perlu fokus pada percepatan dan prioritas pembangunan. Dengan sisa waktu enam bulan, beberapa infrastruktur prioritas harus segera diselesaikan.

Sebagai cerminan perjalanan panjang bangsa menuju kemerdekaan dan kejayaan, perayaan HUT Kemerdekaan juga menjadi momen peresmian dan evaluasi ibu kota baru nusantara.

Editor: Masukkan M. Astro
Hak Cipta © JurnalPagi 2024