Sembilan cara untuk memastikan Anda mengirim pesan WhatsApp dengan lebih aman

JAKARTA (JurnalPagi) – Aplikasi Messenger WhatsApp melindungi dengan enkripsi end-to-end, memastikan hanya pengirim dan penerima pesan yang dapat membacanya.

Dalam rangka memperingati Hari Internet Aman pada 6 Februari, melalui rilis yang diterima JurnalPagi, Jumat (2/2/2), berikut beberapa langkah tambahan yang bisa dilakukan agar percakapan pengguna WhatsApp lebih aman.

1. Gunakan verifikasi dua langkah untuk melindungi akun pengguna.

Untuk lebih melindungi akun WhatsApp Anda, aktifkan fitur verifikasi dua langkah. Setelah diaktifkan, pengguna akan diminta memasukkan 6 digit PIN saat mereset atau memverifikasi akunnya.

Langkah ini memberikan perlindungan tambahan terhadap kemungkinan serangan phishing dan upaya penipuan akun oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

2. Selalu gunakan aplikasi WhatsApp resmi.

Pastikan pengguna menggunakan aplikasi WhatsApp resmi versi terbaru untuk memastikan keamanan dan privasi pesan.

Pastikan logo terlihat dengan benar dan nama aplikasi hanya bertuliskan “WhatsApp”. Aplikasi palsu dapat menimbulkan risiko keamanan seperti mengirimkan spam dan melakukan penipuan terhadap orang lain tanpa sepengetahuan pengguna.

Jika pengguna menggunakan Android dan ingin memiliki dua akun di ponselnya, pengguna kini dapat menambahkan akun kedua di aplikasi resmi (pelajari lebih lanjut).

WhatsApp Tambahkan 3 Fitur Perlindungan

3. Lindungi informasi sensitif dengan opsi pesan ad hoc.

Untuk meningkatkan privasi pengalaman perpesanan Anda, Anda dapat memilih opsi “satu tampilan” saat mengirim foto dan media.

Fitur ini memungkinkan penerima untuk melihat pesan hanya satu kali tanpa opsi untuk menyimpan, meneruskan, mengambil tangkapan layar, atau membagikan pesan kepada orang lain.

Fitur “sekali putar” tersedia untuk catatan suara, sehingga penerima dapat mendengarkan catatan suara hanya sekali.

Selain itu, menonaktifkan tanda terima telah dibaca dan menggunakan pesan sementara merupakan fitur lain yang dapat melindungi percakapan penting pengguna.

4. Lindungi percakapan pribadi pengguna dengan ‘Chat Lock’.

Dengan fitur Chat Lock, pengguna dapat menambahkan lapisan keamanan ekstra pada percakapan pribadi.

Fitur ini menyimpan obrolan tertentu dalam folder khusus yang hanya dapat diakses oleh pengguna. Selain itu, untuk melindungi chat yang berisi informasi pribadi atau keuangan, dapat dibuat kata sandi khusus yang berbeda dengan kata sandi perangkat pengguna.

Jika orang lain mendapatkan akses ke ponsel pengguna, fitur “Kunci Obrolan” menjaga percakapan pengguna aman dari pengintaian.

5. Menjadi admin terbaik bagi kelompok pengguna/komunitas.

Sebagai admin, pengguna dapat memelihara grup atau forum WhatsApp sebagai tempat berinteraksi dan percakapan bermakna.

Pengguna dapat menentukan siapa yang boleh bergabung, membatasi izin anggota untuk mengubah topik, ikon atau deskripsi forum, dan bahkan menghapus spam atau menghapus anggota.

Kominfo Minta WhatsApp Terapkan Prinsip Perlindungan Data Pribadi

6. Lindungi diri Anda dari penipuan.

Penipuan bisa terjadi di mana saja, termasuk melalui telepon, email, atau SMS. Langkah pertama yang dapat Anda ambil untuk melindungi diri Anda adalah berhenti dan berpikir.

Jika pengguna menerima pesan mencurigakan yang meminta informasi pribadi, penting untuk menentukan apakah penerimanya dikenal, termasuk dalam kelompok yang sama dengannya, atau bahkan berasal dari negara tempat tinggalnya.

WhatsApp menawarkan opsi untuk memblokir kontak tidak dikenal secara langsung. Selain itu, pengguna dapat dengan mudah melaporkan dan memblokir kontak yang mencurigakan untuk memastikan keamanan akun Anda.

7. Bisukan penelepon tak dikenal.

Menelepon nomor tak dikenal bisa jadi menjengkelkan. WhatsApp memungkinkan pengguna untuk membungkam penelepon yang tidak dikenal. Fitur ini dapat memblokir panggilan spam dan spam secara otomatis.

8. Hanya tautkan perangkat dari sumber terpercaya.

WhatsApp memudahkan untuk menghubungkan hingga empat perangkat ke ponsel utama pengguna untuk memberikan pengalaman percakapan yang lancar.

Namun, saat menghubungkan perangkat Anda ke desktop menggunakan kode batang, pastikan Anda memasukkan URL web.whatsapp.com atau mengunduh aplikasi resmi (dari whatsapp.com/download atau app store).

Pengguna juga dapat melihat perangkat yang terhubung dengan masuk ke Pengaturan > Perangkat Terhubung dan memilih keluar dari Perangkat Tidak Dikenal.

9. Lakukan pemeriksaan privasi.

Jika Anda bingung pengaturan privasi mana yang akan digunakan, lakukan pemeriksaan privasi di aplikasi WhatsApp.

Dengan cara ini, pengguna dapat mempelajari lebih lanjut tentang fitur-fitur yang dapat menjaga keamanan percakapan dan mengaktifkan fitur-fitur yang mereka perlukan secara virtual di satu tempat.

WhatsApp Luncurkan Fitur ‘Pin Pesan’ yang Memungkinkan Pengguna Menyematkan Pesan

Koresponden: Putri Hanifah
Redaktur : Siti Zulikha
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *