Satuan harga BBM Pertamina memasok kebutuhan energi di 402 wilayah Republik Indonesia

Jakarta (JurnalPagi) – Program BBM satu harga Pertamina kini melayani kebutuhan energi masyarakat di 402 wilayah di 125 wilayah Indonesia sejak 2017, setelah membuka lembaga penyalur di tiga wilayah yakni Nias Selatan, Sambas, dan Hulu Sungai Selatan.

Peresmian dilakukan bekerja sama dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Patra Niaga, Chief Executive Officer Pertamina, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) Alfian Nasution mengatakan dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu: “Ini merupakan langkah pembuktian Pertamina untuk menjamin ketersediaan energi yang terjangkau di seluruh Indonesia”

Dia menjelaskan, 81 titik lembaga penyalur baru tersebut berasal dari target 92 titik BBM satu harga pada 2022 dan 11 titik sisanya akan dipercepat.

Tak hanya itu, 54 daerah yang berada di daerah tertinggal, perbatasan dan terluar (3T) juga dilayani oleh lembaga penyalur BBM Pertamina.

Sebagai leader dalam distribusi energi, lanjut Alfian, Pertamina Patra Niaga akan terus mendorong pemerataan akses energi terjangkau sebagai bentuk dukungan terhadap rencana pemerintah mewujudkan energi berkeadilan melalui Program BBM Satu Harga.

Penyaluran titik BBM Satu Harga difokuskan untuk wilayah di luar Jawa, Madurai, Bali atau wilayah yang membutuhkan akses energi. Tak jarang, wilayah ini juga menghadirkan tantangan besar dalam proses distribusi, khususnya untuk wilayah 3T.

Dikatakannya, saat ini penyaluran BBM Satu Harga meliputi 62 perangkat di Sumatera, 86 perangkat di Kalimantan, 71 perangkat di Nusa Tenggara, 44 perangkat di Sulawesi, 57 perangkat di Maluku, 77 perangkat di Papua, dan 5 perangkat lagi masuk ke Pulau Jawa. Daerah Madura, dan itu akan menjadi Bali. .

Untuk wilayah 3T, ia mengungkapkan wajar menggunakan moda transportasi yang berbeda, baik darat, air, maupun udara untuk proses distribusinya. Butuh empat sampai lima kali pergantian angkutan, bahkan sampai delapan kali, sebelum masyarakat bisa merasakan manfaat BBM.

Menjawab tantangan distribusi tersebut, Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi untuk memastikan proses distribusi berjalan dengan baik. Untuk memberikan pelayanan yang berkelanjutan, kehadiran BBM Satu Harga harus diimbangi dengan penjaminan distribusi yang baik.

“Kami berterima kasih kepada seluruh kepala daerah yang telah memfasilitasi hadirnya lembaga penyalur BBM satu harga. Alfian mengatakan: Kami akan terus berkoordinasi untuk memastikan pendistribusian BBM dapat dilakukan secara optimal, tepat waktu, tepat jumlah dan kualitas dalam rangka menciptakan sinergi untuk menyediakan akses energi yang terjangkau bagi masyarakat.

Sementara itu, Presiden BPH Migas Migas Erika Ratnavati mengatakan sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya untuk memastikan distribusi energi, terutama ketersediaan BBM yang terjangkau di seluruh pelosok tanah air.

Ia menambahkan, “Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan program BBM satu harga. Semoga program ini dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat sehingga dapat menggerakkan roda perekonomian di wilayah 3T. dan menjadi manifestasi.” Erika berkata: Energi untuk rakyat Indonesia.

Koresponden: Agatha Olivia Victoria
Diedit oleh: Adi Belvardi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *