jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 22, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) melakukan perbaikan bagi para peternak lokal untuk mempromosikan manfaat susu bagi tumbuh kembang serta kecukupan gizi anak negeri.

Presiden Danone Indonesia mengatakan: “Sarihusada berkomitmen menjadikan susu sebagai makanan bergizi yang mudah dijangkau masyarakat, hal ini dapat dicapai melalui berbagai upaya dan adaptasi yang fokus pada pengembangan peternak dan koperasi susu lokal, serta inovasi. dalam peternakan sapi terkonsentrasi untuk mendapatkan keuntungan.” Iklim dan kepemimpinan Ratih Anggraeni dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Ratih mengatakan, dalam rangka Hari Susu Sedunia, pihaknya ingin susu berkualitas tinggi semakin mudah didapat masyarakat guna memenuhi kebutuhan gizi anak guna mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Hal ini dicapai dengan berbagai cara, antara lain peningkatan kapasitas peternak dan koperasi susu yang meliputi pengelolaan peternakan sapi perah dan pakan ternak, kesejahteraan hewan, pengelolaan susu segar, biogas, serta pencatatan digital data ternak dan produksi susu.

konsumsi susu segar cegah anak berisiko perawakan pendek

Keluarga Diimbau Memperhatikan Penyediaan Kebutuhan Protein Hewani Anaknya

Selain itu, mereka juga mengembangkan pakan baru bernama rumput gamma umami dan menguji jenis sapi baru yaitu sapi Jersey dengan susu yang mengandung lemak dan protein lebih tinggi.

“Kami juga menerapkan sistem digitalisasi sehingga peternak lebih mudah mengumpulkan informasi tentang status sapi dan produksi susunya,” ujarnya.

Menurut dia, peternak Indonesia menggunakan sapi Holstein Friesian atau sapi belang yang produksinya akan optimal di daerah subtropis dingin. Oleh karena itu, sentra peternakan sapi perah hanya terdapat di daerah pegunungan yang beriklim sejuk.

Diharapkan dengan memperkenalkan ras sapi Jersey, ras sapi perah asal Inggris berwarna coklat yang lebih memiliki toleransi terhadap suhu di daerah tropis.

“Sarihusada tidak hanya fokus pada pengembangan kemampuan peternak dalam menghasilkan susu, tetapi juga pengelolaan kotoran sapi yang dapat dijadikan sumber energi terbarukan yaitu biogas,” ujarnya.

Rath menambahkan, keseluruhan program dikembangkan bersama Yayasan Rumah Energi (YRE) dan dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan tujuan untuk menciptakan dampak positif terhadap lingkungan, khususnya dalam hal mitigasi perubahan iklim. dan provinsi Jawa Tengah.

Salah satu peternak binaan Sarihusada, Daryono mengatakan, tantangan dalam beternak sapi sangat beragam sehingga perlu dilakukan berbagai upaya, mulai dari menjaga kesehatan ternak hingga pengelolaan pupuk kandang.

“Menurut saya, program pemberdayaan yang difasilitasi oleh Sarihusada banyak membantu saya untuk lebih produktif, baik dari segi pengetahuan maupun fasilitas untuk menghasilkan susu yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Saran Ahli Gizi Jika Ingin Konsumsi Susu Segar

Kemenperin tingkatkan produktivitas susu segar dalam negeri

Alasan Kenapa Harus Segera Minum Susu Segar

Koresponden: Harilvita Dharma Shanti
Diedit oleh: Zita Mirina
Hak Cipta © JurnalPagi 2024