jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 20, 2024

JAKARTA (JurnalPagi) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Manparkraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan jamu membantu pariwisata dan ketahanan ekonomi kreatif sehingga pemanfaatannya harus ditingkatkan.

Jammu sebagai warisan budaya Indonesia perlu ditingkatkan Paparan penyakit “Pemanfaatannya untuk terus berkontribusi positif terhadap pertumbuhan dan ketahanan ekonomi, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga saat memberikan pidato virtual pada peringatan Hari Jamu Nasional 2024 di Jakarta, Senin.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyampaikan pada pertemuan ke-18 Komite Antar Pemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda Diadakan di Republik Botswana pada tanggal 6 Desember 2023, Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) resmi menetapkan obat-obatan herbal sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Wisata Wellness Jadi Daya Tarik Wisatawan Datang ke RI

ETNA garap potensi istana ini untuk mendukung pengembangan wisata kebugaran

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Dewan Jamu Indonesia (DJI) untuk lebih memperluas pemanfaatan atau pemanfaatan jamu di sektor pariwisata dan di kalangan generasi muda.

Dengan menjadikan jamu sebagai warisan budaya asli Indonesia, Sandiaga berharap generasi muda terus bersinergi melestarikan budaya sehat untuk masa depan.

Katanya: Ayo jaga Indonesia sehat dan bugar, saya minum jamu, kamu juga harus minum jamu.

Dalam kesempatan tersebut, Manajer Pariwisata Minat Khusus Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Itok Parikesit, mengatakan pemerintah terus mendorong penggunaan jamu sebagai salah satu bentuk wisata kebugaran.Wisata kesehatan).

Tujuannya adalah menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata kesehatan sekaligus produsen produk kebugaran yang berdaya saing global.

“Negara tetangga kita juga punya wisata kesehatan, tapi saya yakin Indonesia bisa menghasilkan produk kesehatan di atas mereka,” kata Itok.

Ia mengatakan, produk wisata kesehatan unggulan di Indonesia antara lain makanan sehat, perawatan diri dan kecantikan, serta obat-obatan alami tradisional.

Menurutnya, jamu merupakan salah satu produk yang banyak dimanfaatkan dalam wisata kesehatan sehingga berpotensi memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus memperkenalkan obat-obatan herbal sebagai bagian dari wisata kesehatan saat melakukan promosi ke luar negeri.

Dikatakannya, ini momentum kita untuk melestarikan dan mengembangkan pemanfaatan obat-obatan herbal sebagai warisan budaya bangsa yang tidak hanya mempunyai manfaat secara ekonomi, namun juga bagi kesehatan.

Bantul siapkan lahan tanaman penghasil bahan baku industri jamu

Mengenal Wisata Jamu Tradisional di Sokoharjo

Menggabungkan Obat Herbal Menjadi Sirup dan Khas Wisata Yogyakarta

Koresponden : Adimas Raditiya Fahki P
Diedit oleh: Zita Mirina
Hak Cipta © JurnalPagi 2024