Samsung dan Universitas Princeton bermitra untuk mengembangkan jaringan 6G

Jakarta (JurnalPagi) – Samsung Electronics Co mengatakan Samsung Research America (SRA) telah bermitra dengan Universitas Princeton di Amerika Serikat untuk bersama-sama mengembangkan teknologi jaringan 6G generasi berikutnya.

Samsung Electronics mengatakan bahwa melalui kolaborasi ini, SRA akan menjadi anggota pendiri Program Afiliasi Perusahaan Inovatif NextG Universitas Princeton, yang bertujuan untuk memimpin penelitian dan pengembangan teknologi 6G.

Program ini diluncurkan oleh Fakultas Teknik dan Sains Terapan universitas tersebut tahun lalu untuk mempercepat adopsi teknologi baru dan meningkatkan inovasi di berbagai sektor, termasuk jaringan cloud dan edge, penginderaan intelijen, dan ketahanan jaringan.

Samsung berencana mengkomersialkan layanan 6G pada tahun 2030

Samsung telah mengembangkan teknologi pengenalan wajah yang lebih akurat

SRA akan berpartisipasi dalam program afiliasi korporat dengan perusahaan lain termasuk Ericsson, Intel, MediaTek, Nokia Bell Labs, Qualcomm Technologies dan Vodafone.

“Kami mendorong para peneliti Princeton untuk terus berinovasi dan mengembangkan teknologi disruptif yang dapat mencapai kemajuan besar dalam 6G,” kata Wakil Presiden Senior SRA Charlie Zhang.

Langkah ini dilakukan ketika Samsung Electronics, pemimpin global di pasar smartphone global dan chip memori, secara aktif berfokus pada pengembangan teknologi komunikasi generasi berikutnya.

Perusahaan ini mendirikan Advanced Communications Research Center (ACRC) pada tahun 2019 dan akan menjadi tuan rumah Samsung 6G Forum perdana pada tahun 2022. Artikel ini disiarkan oleh Yonhap pada hari Selasa.

Samsung Percepat Perkembangan Teknologi Metaverse

Penerjemah: Fetor Rochman
Diedit oleh: Zita Mirina
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *