jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 16, 2024

JAKARTA (JurnalPagi) – Cristiano Ronaldo mengatakan timnas Portugal “sangat bersatu sehingga orang asing tidak bisa terpecah belah” setelah beberapa media memberitakan bahwa Ronaldo mengancam akan keluar dari timnas setelah dicadangkan melawan Swiss.

Penyerang berusia 37 tahun itu ditinggalkan di bangku cadangan dan baru menjadi starter di babak kedua saat Portugal menang 6-1 atas Swiss dalam pertandingan babak 16 besar mereka awal pekan ini, dengan penggantinya Goncalo Ramos mencetak tiga gol.

Surat kabar Portugal Record melaporkan bahwa Ronaldo berpikir untuk meninggalkan tim nasional setelah bentrok dengan pelatih Fernando Santos.

Namun mantan penyerang Real Madrid dan Manchester United itu membantah kabar tersebut melalui akun sosialnya.

“Itu adalah tim yang sangat ketat sehingga orang luar tidak bisa memisahkannya,” katanya seperti dikutip AFP, Kamis.

Portugal tantang Maroko dengan mengalahkan Swiss 6-1 di babak perempat final.

“Bangsa pemberani yang tidak membiarkan dirinya diintimidasi oleh musuh mana pun. Sebuah tim dalam arti sebenarnya dari kata yang berjuang sampai akhir demi impian.”

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) juga membantah ancaman Ronaldo hengkang dari Qatar.

FIFA mengumumkan bahwa kapten Selecao Cristiano Ronaldo tidak pernah mengancam akan meninggalkan tim nasional selama tinggal di Qatar.

Setiap hari, Ronaldo menciptakan rekor pelayanan unik untuk timnas dan negara yang patut dihormati.

Pada Sabtu malam (10/12) WIB, Portugal akan menghadapi Maroko pada laga perempat final Piala Dunia 2022.

Kata Van Dijk: Solidaritas adalah kunci sukses Belanda melawan Argentina.
Inggris Tak Boleh Terlalu Terlibat dengan Mbappe di Laga Melawan Prancis

Koresponden: Hendry Sukma Indravan
Editor: Ervan Sohairondi