Richard Lee review skin care blackberry yang terbukti mengandung merkuri dan masih belum ada BPOM: 3,9% merkuri

Hop.ID – Dr Richard Lee sering dikenal karena membuat konten review atau penilaian jujur ​​terhadap kualitas perawatan kulit, sehingga banyak pengguna internet terutama wanita yang suka mendengarkannya untuk mendapatkan wawasan tentang perawatan kulit.

Tak hanya produk perawatan kulit dari brand ternama dengan harga mahal, Dr. Richard Lee juga tak segan-segan mengulas produk perawatan kulit dengan harga murah, namun juga mengedukasi masyarakat yang menggunakannya agar laris manis di pasaran.

Salah satu brand skincare yang direview jujur ​​oleh Dr. Richard Lee adalah skincare CS atau Cream Syahrini yang sepertinya sedang banyak peminatnya di kalangan masyarakat.

Prabowo Joget Bareng 80.000 Warga Sulut Saat Hujan: Suasana Hatiku Sedang Bergairah!

Namun sayangnya CS Skincare terbukti mengandung merkuri sehingga perlu menjadi perhatian khusus bagi pengguna untuk memeriksanya kembali.

Diketahui CS skincare merupakan salah satu produk kecantikan yang mencantumkan nama Siahreni sebagai strategi pemasaran untuk menarik minat masyarakat agar membelinya.

Cream Siahreini menawarkan rangkaian produk perawatan kulit atau paket lengkap mulai dari pembersih wajah, toner hingga krim pagi dan malam.

Melalui channel YouTube Dr. Richard Lee Marrs, Dr. Richard memberikan penjelasan mengenai konten perawatan kulit komedo yang sudah diketahui masyarakat umum.

Indomie Gagal Telak, Orang Jepang Pilih Mie Sedaap Saat Review Mie Instan Indonesia: Umami…

Meski mencantumkan nama Siahreini, Dr Richard meyakini brand tersebut bukan milik artis Siahreini yang saat ini namanya sedang ramai di masyarakat karena ia merupakan seorang public figure.

Apalagi jika dilihat dari harganya, skin care ini tergolong sangat murah sehingga Siahreni yang merupakan artis ternama tidak bisa menawarkan produk tersebut.

Saya melihat banyak krim yang menggunakan nama blackberry. Richard Lee dikutip Hops.ID pada Selasa Februari 2024, “Dan saya yakin Syahreini tidak bisa menjual 65.000 produk.”

Tak hanya itu, dr Richard juga menegaskan, produk cacing hitam belum terdaftar di BPOM sehingga masyarakat harus sangat berhati-hati.

Kontroversi Konten Menyesatkan TikToker Indonesia Loker Fler yang mengaku memiliki kekayaan 50 juta rupiah dituduh melakukan penipuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *