jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 24, 2024

Tempo Co, Jakarta – Mohammad Ravi Devi Agostian, lulusan D3 Travel Business Universitas 11 Maret (UNS) Surakarta, sukses meluncurkan bisnis skin care. Bisnis ini ia geluti sejak 2018. Bisnis ini dimulai dengan kematian ayahnya. Saat itu dia berpikir dia harus mencari nafkah.

“Ketika ayah saya meninggal, saya harus menghidupi diri saya sendiri. Saya kebetulan bertemu dengan seorang rekan yang cocok untuk bisnis. Saat itu, banyak produk perawatan kulit yang viral tapi mahal, jadi saya pikir jika yang kecil-kecil dijual lagi, banyak anak kuliah yang bisa mencobanya,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi UNS, Senin, 26 Desember 2022.

Ravi berada di tahun ketiga kuliahnya ketika dia mulai bekerja. Dia harus membagi waktunya dengan baik antara bisnis dan universitas. Situasi ini juga menuntut narator untuk melanjutkan pendidikan sambil bekerja. “Dulu bisa dibilang karena keadaan. Waktu itu ibu bilang kalau mau melanjutkan pendidikan harus cari uang sendiri.”

Ribuan produk terjual

Ravie menjual berbagai produk perawatan kulit melalui berbagai platform seperti Instagram dan marketplace Shopee. Dia menamai toko itu “principally.skincare”. Selain itu, ia juga menerima pembelian cash on delivery di sekitar kampus UNS dan Manahan. Ribuan produk telah terjual sejauh ini.

Nadi Surapto, Putra Petani yang Jadi Guru Besar di Usia 41 Tahun

Melalui akun video yang diunggah pada 30 Agustus 2022, Ravi menceritakan perjalanannya memulai bisnis skin care ‘principally.skincare’. Berkat kegigihannya, ia berhasil mempekerjakan karyawan dan mempekerjakan fotografer profesional untuk foto produk. Satu demi satu impiannya bisa tercapai, seperti membangun rumah dan kantor sendiri hingga membeli mobil di usia 24 tahun.

Belajar sambil bekerja melatih narator dalam manajemen waktu, misalnya saat menyusun tugas akhir. “Misalnya berangkat kerja siang, lalu keluar malam, artinya melakukan TA setelah keluar malam sekitar jam 1 pagi dan mulai, intinya harus setiap hari, walaupun hanya untuk 1 jam,” katanya.

Menjadi pembuat konten

Perempuan berusia 24 tahun ini tidak hanya memiliki bisnis, tetapi juga memproduksi konten di platform Tiktok. Per 5 September 2022, video Tiktok Ravie telah mendapatkan 128 juta suka. Ia mengaku aktif di Tiktok sejak 2020. “Awalnya dia hanya ingin mempromosikan bisnisnya, tapi dia bertindak terlalu jauh,” kata Ravi.

Ravie telah mencapai 2,9 juta pengikut di Tiktok. Ia juga kerap membagikan kesehariannya melalui video pendek di platform tersebut. Selain membagikan kesehariannya, ia juga rutin membuat video review perawatan kulit yang diunggah di akun Tiktok miliknya, @ravie.pie.

“Kesuksesan setiap orang itu berbeda-beda. Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain, misalnya ‘Teman saya di usia ini bisa beli ini dan itu, saya tidak bisa.’ Selama yang kita lakukan itu baik, lakukan terus. .” Teruskan. Kerja keras kita pasti akan terbayar.”

Di balik kesuksesan Ravi ada orang-orang yang selalu mendukungnya, baik saat sedang down maupun up. Tak lupa ia juga berterima kasih kepada mereka. Terima kasih banyak untuk keluarga, tim, dan teman-teman saya. Saya harap kalian semua sehat.”

Selalu Pembaruan Dengarkan informasi terbaru berita terkini dan berita pilihan dari tempo.co Update di kanal telegram Tempo.ko. Klik https://t.me/tempodotcoupdate Bergabung. Anda membutuhkanInstalasi Pertama, program Telegram