Raja Charles telah didiagnosis menderita kanker dan akan menunda semua pertemuan publik

Jakarta (JurnalPagi) – Raja Charles didiagnosis menderita kanker setelah menjalani pengobatan pembesaran prostat bulan lalu, sehingga Raja Charles akan menunda tugas publiknya.

Istana Buckingham mengungkap sang raja mengidap kanker, People melaporkan Senin (5/2) waktu London. Oleh karena itu, Raja Charles untuk sementara istirahat dari tugas publiknya sementara ia menerima perawatan.

“Ada masalah tersendiri yang menjadi perhatian selama operasi prostat jinak yang dilakukan Raja baru-baru ini di rumah sakit. Istana mengumumkan dalam sebuah pernyataan: “Sebagian besar tes diagnostik telah mengidentifikasi suatu jenis kanker.”

Mereka menambahkan: “Yang Mulia hari ini memulai program pengobatan rutin di mana dokter menyarankan dia untuk menunda tugas publik.”

Kate Middleton dan Raja Charles III keluar dari rumah sakit

Istana Buckingham mengatakan Raja Charles berterima kasih atas tindakan cepat tim medis dalam mengidentifikasi penyakitnya. Raja masih berusaha bersikap positif terhadap pengobatannya agar ia bisa cepat pulih dan melanjutkan tugas publiknya.

Mereka menyimpulkan: “Yang Mulia telah memutuskan untuk membagikan diagnosisnya untuk menghindari spekulasi dan dengan harapan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman publik bagi semua penderita kanker di seluruh dunia.

Sebuah sumber mengatakan Pangeran William cukup rutin berhubungan dengan ayahnya, jadi dia mungkin sudah mengetahui berita tersebut.

Sementara itu, Pangeran Harry yang saat ini tinggal di California bersama istrinya (Meghan Markle) sejak tahun 2020, diperkirakan akan mengunjungi Inggris dalam beberapa hari mendatang.

Raja Charles III menjenguk Kate Middleton saat dia dirawat di rumah sakit yang sama

Raja Charles juga secara pribadi memberi tahu saudara-saudaranya Putri Anne, Pangeran Andrew, dan Pangeran Edward sebelum berita tersebut dirilis.

Minggu lalu, Raja Charles dan Ratu Camilla terlihat menghadiri kegiatan di Gereja St. Mary. Mary Magdalene dekat Sandringham, tempat keluarga kerajaan biasanya menghadiri Misa pada Hari Natal.

Ini merupakan kunjungan pertama Raja Charles sejak meninggalkan rumah sakit pada 29 Januari setelah menjalani operasi pembesaran prostat selama tiga hari. Raja Charles kemudian kembali ke London dari Sandringham pada Senin (5/2) untuk memulai pengobatan rawat jalan.

Raja telah absen dari tugas-tugas publik di tengah pemulihannya dari operasi prostat, dan dengan diagnosis kankernya yang baru diumumkan, tidak jelas kapan ia akan kembali menjalankan tugas kerajaan.

Raja Charles dirawat di rumah sakit karena pembesaran prostat

Namun, kemungkinan besar Raja Charles masih akan menerima “kotak merah” atau penyerahan harian dokumen kerajaan yang memerlukan perhatian, sehingga ia akan terus memproses dokumen pemerintah selama perawatannya.

Selain itu, Raja juga diharapkan bisa mengadakan pertemuan mingguan dengan Perdana Menteri, dengan syarat dokter Raja Charles mengizinkannya untuk datang dan meminimalkan kontak langsung dengan orang lain.

Saat ini, belum ada rencana untuk menunjuk seorang Anggota Dewan Negara untuk bertindak atas nama Raja Charles dalam pengelolaan sejumlah urusan Negara.

Sementara itu, Pangeran William akan kembali menjalankan tugas publik pada Minggu ini. Sebelumnya, Pangeran William sempat mengklarifikasi jadwalnya karena sang istri harus menjalani operasi perut pada 16 Januari 2024.

Setelah 13 hari menjalani perawatan di rumah sakit, Kate Middleton atau istri Pangeran William itu bisa melanjutkan pemulihannya di rumahnya, di Windsor, Inggris.

Kedutaan Besar Inggris Tuan Rumah Pesta Ulang Tahun Raja Charles III

Penerjemah: Wini Shufa Salma
Diedit oleh: Zita Mirina
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *