jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 16, 2024

JAKARTA (JurnalPagi) – Asisten pelatih Madura United Rahmad Basuki tak ingin anak asuhnya terlalu percaya diri usai tak terkalahkan dalam tiga laga terakhirnya melawan Bayankara Persisi Indonesia pada pekan ke-27 Liga 1 Indonesia di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian. PTIK), Jakarta Selatan, Jumat (1/3) pukul 19.00 WIB.

Madura hanya sekali seri dan menang dua kali dari tiga pertandingan terakhirnya, dengan kemenangan terakhir terjadi secara dramatis saat mereka bangkit dari ketertinggalan tiga gol setelah tertinggal dua gol dari Persikabo 1973 pada babak pertama di Stadion Gelora Bangkalan Madura, Senin lalu. (26/2).

Faktanya, kami bermain dengan cara Madura tanpa melihat hasil kemarin. Namun yang jelas dari segi psikologis, mungkin ada keuntungan bagi kami karena kami meraih tiga poin di laga terakhir dengan cara yang luar biasa. “Mungkin terlalu banyak motivasi dari para pemain,” kata Rahmad dalam jumpa pers di PTIK Jakarta, Kamis.

Ia menambahkan: “Saya berharap motivasi anak-anak tidak membuat mereka terlalu percaya diri, tapi yang jelas motivasi kita bagus.”

Madura United mengalahkan Persicabo 3-2

Rahmad kemudian mengatakan, dua kemenangan beruntun Lascarspe Crab di dua laga terakhir menunjukkan kerja keras tim yang menargetkan finis di empat besar atau zona juara seri tersebut.

Ini adalah kerja keras kami selama ini dalam latihan. Dia berkata: “Karena kami mencapai tujuan awal kami dan ingin masuk empat tim teratas, dan kami tidak akan mengubah tujuan ini sampai sekarang.”

Pada laga berikutnya, Madura terancam tidak bisa langsung ditangani oleh manajer Mauricio Souza karena pelatih asal Brasil itu sedang tidak dalam kondisi prima.

Meski demikian, sebagai asisten pelatih, Rahmad tetap menggandeng Mauricio dengan berkomunikasi secara tegas mengenai persiapan tim sebelum menghadapi The Guardians.

Pelatih Mauricio sedang tidak dalam kondisi baik. “Tetapi kami masih terus berkomunikasi dengannya, termasuk soal siapa yang harus dirotasi, berapa banyak pemain yang absen,” ujarnya.

Vitan Berharap Menit Bermain Lebih Banyak Bersama Pelatih Kepala Baru

Kami juga harus melakukannya dengan pelatih Mauricio. Lanjutnya: Yang jelas dia sangat ingin mengikuti upacara ini besok, namun keadaannya tidak memungkinkan sehingga dia harus menundanya lagi.

Sementara dari sisi pemain, Nwan Setia Sasongku mengaku ingin melanjutkan laju positif Madura dengan meraih tiga kemenangan beruntun di liga untuk terus bersaing di empat besar.

Madura sendiri saat ini berada di peringkat kelima klasemen dengan raihan 42 poin, unggul tiga poin dari runner-up Persib Bandung dan tertinggal 18 poin dari pemuncak klasemen Borneo FC.

“Kalau saya lihat sendiri, sekarang persaingan peringkat kedua hingga keenam sangat kecil. Jadi motivasi kami di setiap pertandingan adalah meraih hasil maksimal,” ujar bek berusia 34 tahun itu.

Gol Risky Afrizal membuat Persija gagal meraih poin dari Madura United

Penampilan gemilang Lilipali di Kalimantan mengalahkan Bayangkara 4-0.
Bhayangkara FC memecat Mario Gomez setelah serangkaian hasil buruk

Koresponden: Zaro Azza Siachenyar
Redaktur: Junidi Soswanto
Hak Cipta © JurnalPagi 2024