jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 25, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Pelatih kepala timnas Iran Amir Ghale Nooyi tak ingin timnya puas dengan kemenangan 2-1 melawan tim kuat Jepang di perempat final Asian Nations Cup 2023 di Qatar sebelum semifinal. pertandingan melawan juara bertahan. Qatar di Stadion Al Touma, Doha, Qatar Rabu malam mendatang pukul 22:00 WIB.

Mengutip dari situs resmi Konfederasi Sepak Bola Asia, Ghale Nooyi berkata: Saya bilang kepada para pemain untuk melupakan pertandingan Jepang, yang penting sekarang adalah mengalahkan Qatar dan mencapai final.

Kami tahu bahwa pertandingan besok sangat penting. Dia menambahkan: “Satu-satunya hal yang telah kami lakukan sejauh ini adalah mencapai final.”

Ghale Nooyi yakin kualitas timnya saat ini, yang mampu kembali bermain dengan Mehdi Tarimi yang sebelumnya menjalani sesi skorsing, mampu menumbangkan Qatar yang bermain di depan mata sendiri. Penampilannya di Piala Asia 2023 termasuk keunggulan timnya di laga terakhir yang mengalahkan Samurai Biru dengan skor 2-1.

Terkadang Anda melakukannya dengan buruk, terkadang Anda melakukannya dengan baik, namun sejauh ini kami hanya melakukannya dengan baik. Qale Nooyi berkata: “Bahkan melawan Jepang, kami tidak menyia-nyiakan banyak peluang.”

Qatar Vs Iran, Keinginan Kedua Tim Ulangi Kesuksesan di Puncak klasemen

Selain itu, dari 6 rekor pertandingan terakhir sejak tahun 2013, Iran memiliki rekor sempurna dengan selalu menang melawan Maroon, namun Qala Novi tak ingin anak asuhnya gegabah dalam mencatat statistik.

Kami harus lebih fokus, menunjukkan lebih banyak kualitas, dan melangkah lebih jauh. Pelatih berusia 60 tahun ini berkata: “Dengan semua ini, saya berharap kami bisa mencapai final untuk pertama kalinya setelah sekian lama.”

Sementara itu, Saeed Ezzatullahi, salah satu pemain tim ini, mengatakan rekor bagus melawan Qatar menambah kepercayaan diri timnya jelang laga semifinal.

Saeed berkata: Kami memiliki rekor bagus melawan tim Qatar dan ini dapat membantu kami secara psikologis dalam menghadapi mereka.

Selain itu, setelah tiga kali menjuarai Piala Asia pada tahun 1968, 1972, dan 1976, Saeed ingin timnya kembali menjuarai piala bergengsi tersebut setelah 48 tahun berpuasa.

Kami telah mencapai tahap ini setelah kerja keras dan saya tahu kami berada di jalur yang benar. “Seluruh tim telah berupaya keras dan kami di sini sekarang untuk mewujudkannya,” katanya.

Pemenang laga ini akan menghadapi Jordan di final yang digelar pada Sabtu (10/2) pukul 22:00 WIB di Stadion Lusail Qatar.

Jordan Ukir Sejarah dengan Lolos ke Final Piala Asia
Gol Penalti Iran di Perpanjangan Waktu Menyingkirkan Jepang dari Piala Asia

Koresponden: Zaro Azza Siachenyar
Redaktur: Teguh Handoko
Hak Cipta © JurnalPagi 2024