jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 22, 2024

WOLLONGGITANG (JurnalPagi) – Ketua Tim Kerja Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Ahmad Basuki mengatakan jarak luncur aliran lahar Gunung Lewotobi Laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur semakin bertambah.

Jarak luncur aliran lahar semakin bertambah, ke arah timur laut hingga 3,7 kilometer, dan ini merupakan tanda peningkatan aktivitas vulkanik, katanya di Observatorium Gunung Lewotobi Laki di Kecamatan Wulangitang Timur. Kabupaten Flores, Kamis.

Pantauan PVMBG, pada Rabu (17/1) pukul 18.00 WITA hingga 24.00 WITA, aliran lahar Gunung Lewotobi Laki mengalir ke arah timur laut hingga 3,5 km dari pusat letusan.

Gunung Lewotobi Men juga terus mengeluarkan awan panas akibat longsoran dan mengalami gempa bumi, menurut laporan PVMBG.

PVMBG mencatat, gunung berapi berstatus waspada itu melontarkan awan panas guguran hingga dua kilometer ke arah utara dan mengalami 111 kali gempa frekuensi rendah selama periode pengamatan Kamis pukul 00.00 WITA hingga 14.30 WITA.

Selain itu, Ahmed mengatakan Lewotobi Male sedang mengalami getaran harmonik yang terekam Melebihi skala yang menyebabkan gunung berapi bergetar terus menerus.

“Gempa harmonik Melebihi skala Ia mengatakan, “Terekam intensif pada pukul 11.37 WITA dan berlangsung sekitar satu jam.”

Presiden PVMBG Hendra Gunawan dalam siaran persnya, Rabu (17/1) mengatakan, data seismik Gunung Lewotobi Laki menunjukkan adanya peningkatan frekuensi gempa rendah yang mengindikasikan pergerakan magma ke permukaan semakin intensif.

Kondisi tersebut diperkirakan akan meningkatkan volume lava di kawasan kawah sehingga jarak luncur aliran lava juga semakin meningkat.

Sementara itu, munculnya getaran harmonik, menurut Hendra, menandakan pembentukan gas di saluran magma semakin meningkat dan dikhawatirkan akan meningkatkan daya ledak letusan.

Gunung Lewotobi Laki kembali mengalami erupsi pada Kamis pukul 15.45 Wita. Ketinggian kolom letusan terpantau kurang lebih 1000 meter di atas puncak atau 2.584 meter di atas permukaan laut.

Gumpalan abu tebal berwarna abu-abu hingga coklat teramati dari gunung berapi ke arah utara dan timur laut.

Warga sekitar Gunung Lewotobi Male dan pengunjung atau wisatawan tidak diperkenankan melakukan aktivitas apapun di kawasan dalam radius lima kilometer dari pusat letusan dan sebagian wilayah enam kilometer utara dan timur laut.


Gunung Lewotobi di NTT kembali erupsi pagi tadi
PVMBG mencatat aliran lahar Gunung Lewotobi mencapai 3,5 km.

Koresponden: Francisca Mariana Noca
Redaktur: Meriati
Hak Cipta © JurnalPagi 2024