jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 24, 2024

KUALA LUMPUR (JurnalPagi) – Pelatih Indonesia Shin Tae-yung merotasi pemainnya saat melawan Brunei di Malaysia, Senin (26/12), yang berakhir dengan kemenangan 7-0, dengan PSSI memastikan tidak ada pemain lapis kedua. tidak ada di Garuda. Tim nasional.

Pada laga kedua grup A Piala AFC, pelatih Shin Tae-yong memperkenalkan 9 nama baru untuk 11 pemain pertama.

Hanya tersisa tiga pemain kunci melawan Kamboja, Iggy Maulana Vickery, Snavi Mangkulam dan Nadeo Argavinata.

Kepada media usai laga di Petaling Jaya, Presiden PSSI Mohammad Iriwan mengatakan: “Hasil melawan Brunei menunjukkan kualitas pemain di timnas sama. Tidak ada kelas dua. Semua bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya. ” Malaysia, Selasa pagi.

Melawan Brunei, tujuh pemain berhasil mencetak gol, lima di antaranya dikantongi oleh starter pertama kali.

Kelima orang tersebut adalah: Siahrian Abimanio, Dandi Solistiavan, Ilia Spasojevic, Ramzan Sananta dan Yacoub Sayori.

Hasil melawan Thailand menentukan langkah Indonesia di Piala AFF

Dua gol lainnya dicetak oleh dua starter Kamboja, Iggy Molana Vickery dan Mark Cloke.

Pria yang diidentikkan dengan nama Ivan Boule itu mengatakan, pelatih Shin Tae-yung memang sudah mengatur strategi termasuk menentukan pemain mana yang akan diturunkan saat menghadapi tim yang berbeda.

“Pemain yang digunakan harus disesuaikan dengan kebutuhan tim. Seperti pertandingan melawan Brunei dan melawan Kamboja. Melawan Thailand harus ada rotasi,” kata mantan pemain Kapulda Metro Jaya itu.

Selama pertandingan melawan Brunei, beberapa pemain yang memperkuat timnas melawan Kamboja tidak bermain, di antaranya pemain internasional Jordi Amat, Marcelino Ferdinand, Pratama Arhan, dan Fachereddin Arianto.

Ini jelas strategi dari sang pelatih, apalagi pada laga ketiga Grup A, Timnas Garuda akan menghadapi tim kuat Thailand pada Kamis (29/12) di Stadion Utama Glora Bong Karno, Senayan, Jakarta.

Di klasemen Grup A, Indonesia berada di urutan kedua dengan enam poin dari dua pertandingan, sedangkan Thailand berada di puncak dengan rekor yang sama namun selisih gol lebih baik.

Suporter Berperan Dalam Kemenangan Timnas Indonesia Melawan Brunei

Koresponden: Bayu Kuncahyo
Editor: Jafar M. Siddique