jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 25, 2024

Ankara (JurnalPagi) – Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Sabtu (15/6) meminta komunitas internasional untuk “memperkuat prinsip-prinsip dasar Piagam PBB tentang Hukum Internasional.”

“Tidak seorang pun di ruangan ini yang berperang melawan Rusia, tetapi semua orang menginginkan perdamaian abadi, perdamaian yang menghormati hukum internasional dan memulihkan kedaulatan Ukraina,” kata Macron pada pertemuan puncak Ukraina di resor Borgenstock, Swiss.

Dia berkata: Kita harus memperkuat prinsip-prinsip dasar hukum internasional Piagam PBB agar perbatasan dan kedaulatan dihormati. Dia mengkritik Rusia karena kekuatan bandingnya.

Ia menilai pertemuan puncak di Swiss menjadi “titik balik bersejarah” untuk menegaskan kembali komitmen terhadap “prinsip-prinsip utama hukum internasional”.

Presiden Prancis juga mengkritik Rusia karena menargetkan “sasaran dan infrastruktur sipil”, yang menurutnya merupakan “kejahatan perang”.

Piagam PBB “Tulang Punggung Perdamaian di Ukraina”

Sementara itu, Presiden Dewan Uni Eropa Charles Michel mengatakan: “Hukum internasional dan Piagam PBB harus menjadi tulang punggung perdamaian yang adil di Ukraina.”

Ia menekankan bahwa merupakan “tugas kolektif” komunitas internasional untuk “melindungi dunia berdasarkan hukum”.

“Tidak ada ruang untuk standar ganda,” kata Michel.

Baik di Ukraina maupun di Timur Tengah, “hukum internasional harus ditegakkan di segala waktu dan tempat.”

Dia berkata: Ini adalah tanggung jawab global kami.

Sumber: Anadolu

Menlu Inggris dan Prancis: Kekalahan Ukraina Berarti Kekalahan Barat

Tolak Usulan Macron, Spanyol Tak Akan Kirim Pasukan ke Ukraina

Macron bertemu dengan Zelensky setelah pembicaraan dengan Putin



Penerjemah: Katriana
Disunting oleh: Tia Mutiasri
Hak Cipta © JurnalPagi 2024