jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 16, 2024

Sukabumi, Jawa Barat (JurnalPagi) – Polres Sukabumi menurunkan tim dunia maya Untuk memantau aktivitas warga Internet atau pengguna internet Untuk memprediksi penyebaran informasi atau berita bohong di media sosial tentang gempa bumi Magnitudo (M) 5,8 yang terjadi di kota Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis.

“Saya sudah memberikan perintah kepada tim dunia maya Kapolres AKBP Sukabumi Dedi Dharmawansiah mengatakan di Sukabumi, Kamis, kita harus patroli terutama di media sosial untuk mencegah penyebaran berita bohong atau hoax terkait gempa.

BPBD: 14 ​​Rumah dan Dua Sekolah di Sukabumi Rusak Akibat Gempa.

Ia bertanya kepada masyarakat, terutama yang aktif di jejaring sosial, jika menemukan informasi gempa yang sumbernya tidak pasti atau tidak dapat dipercaya, sehingga tidak mudah percaya.

Kemudian, jangan bicara soal publish atau berbagi informasi atau berita yang belum tentu benar, karena bisa membuat orang gempar. Jika Anda ingin mengetahui perkembangan terkait bencana gempa tersebut, Anda bisa mencarinya di portal berita atau website resmi ternama.

Orang-orang harus tetap tenang, tetapi waspada terhadap gempa susulan. Selain itu, Dedi juga telah mengarahkan seluruh Kapolri beserta jajarannya dan Bhabinkamitibma untuk segera memantau wilayah tugasnya masing-masing guna memberikan informasi perkembangan dampak gempa.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat hingga saat ini jumlah rumah rusak mencapai 14 unit, dengan rincian tujuh unit rusak sedang dan tujuh unit rusak ringan. Tak hanya itu, dua gedung sekolah juga mengalami kerusakan dengan kategori rusak sedang dan ringan.

Jumlah warga yang terkena dampak sebanyak 15 kepala keluarga atau 49 orang. Dimana salah satu kepala keluarga beranggotakan tiga orang di kabupaten Ciambar harus mengungsi karena kondisi rumahnya sudah tidak layak huni. Kerusakan akibat gempa ini tersebar di 9 wilayah.

Menurut BMKG, gempa M5.8 yang terjadi sekitar pukul 07.50 WIB pada Kamis (12/8) berada di koordinat 7.11 Lintang Selatan (LS) – 106.99 Bujur Timur (BT) 22 km tenggara kota, terletak di Sukabumi. kedalaman 104 km

BPBD: Tidak ada laporan kerusakan akibat gempa di Kota Sukabumi
PMI Kota Sukabumi patroli pantau dampak gempa
Gempa Sukabumi Disebabkan Patahan Batuan di Lempeng Indo-Australia.

Koresponden: Aditya Aulia Rohman
Editor: Tafsir al-Tirmidzi