Polisi menangkap seorang mahasiswa sebagai pelaku pencurian ATM Bank Jetim

Kediri (JurnalPagi) – Polisi Kota Kediri, Jawa Timur, menangkap JMS (18), siswi SMA di Kediri, atas keterlibatannya dalam kasus pembobolan ATM Bank Jatim di Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Nova Indra Pratama mengungkapkan, penangkapan terhadap JMS dilakukan di rumahnya, Kelurahan Banaran, Kawasan Pondok Pesantren, Kota Kediri. Ia terlibat kasus pencurian ATM Bank Jatim di kawasan Pastran, Kota Kadiri.

Dia mengatakan di Kadiri pada hari Rabu: “Pembunuhnya melakukan kejahatan perampokan berat. Pelaku membuka pintu brankas dan mendobraknya lalu mengeluarkannya. Tapi dia gagal.”

Menurut dia, pelaku aksi tersebut dilakukan pada 21 Februari 2013 dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Ia kemudian merusak layar ATM dan membuka kamera CCTV di ruang ATM. CCTV tersebut kemudian dibuang di TPA Bangsal, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Dia berkata: “Penyelidikan polisi mengenai hal ini terus berlanjut.” Polisi mencoba menyalin rekaman CCTV di ATM. Gambar tersangka berhasil ditangkap dan langsung ditindaklanjuti. Selain itu, keterangan sejumlah saksi juga menunjukkan kepada tersangka bahwa polisi berhasil mendapatkan identitas tersangka.

Sebelum membobol mesin ATM, pelaku merampok toko penjual rokok vape atau elektronik di Shahrediri pada hari yang sama. Pelaku merusak toko dengan membuka pintu.

Penyerang masuk setelah diretas dan mengambil beberapa barang yang dijual di toko seperti steam dan beberapa barang lainnya. Pelaku juga merusak kamera CCTV toko.

Saat ini, pelaku telah ditangkap dan ditahan di Mapolres Kota Qadiri. Kepada polisi, pelaku mengaku baru pertama kali menyentuh ATM. Namun, hal itu gagal.

Soal motifnya, Nava menyebut pelaku perbuatan itu berlatar belakang kepentingan pribadi. Sesuai pasal 363 hukum pidana terkait perampokan berat, ia diancam pidana penjara paling lama 9 tahun.

Polisi Selidiki Pencurian ATM di Kadiri, Polisi Selidiki Pencurian ATM di Kadiri

Koresponden: Ismaol Chesneh
Editor: Guido Merong
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *