Polda Papua Barat menerapkan sistem pengamanan ketat di TPS

Manukwari (JurnalPagi) – Kepolisian Daerah (Pulda) Papua Barat menerapkan Sistem Keamanan Intrinsik di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2024 dengan menetapkan tiga kategori: aman, rentan, dan sangat rentan.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kompol Ongki Igunawan di Manukwari, Minggu, mengatakan pola pengamanan dilakukan untuk memastikan pemungutan dan penghitungan suara tidak terganggu.

“Dua petugas polisi bisa mengamankan empat hingga delapan TPS dengan sistem ini seluler. “Jika rentan, maksimal dua petugas polisi akan menjaga empat TPS dan satu TPS yang sangat rentan akan dijaga oleh dua petugas polisi,” ujarnya.

Kepala Polisi. Ongki mengatakan 62 TPS dari 1.923 TPS di Papua Barat masuk dalam kategori sangat rentan, hal ini dipengaruhi oleh tingkat kesulitan kondisi geografis dan memerlukan pengamanan lebih.

Sebanyak 62 TPS rentan tersebar di wilayah Kaimana dengan 25 TPS, Teluk Bintoni (24 TPS), Teluk Wondama (8 TPS) dan Pegunungan Arfak (5 TPS).

Jadi, pengamanan tidak hanya melekat di TPS saja, tapi ada patroli intensif dari jajaran kepolisian, BKO Polda, BKO Satbrimob Polda, dan anggota TNI dari seluruh penjuru Tanah Air, ujarnya.

Ia mengatakan, Polda Papua Barat mengerahkan 1.054 personel BKO di 13 kabupaten/kota di Papua Barat dan Papua Barat Daya untuk pengamanan pemilu 2024.

Sasaran pengamanan meliputi 1.923 TPS di tujuh kabupaten se Papua Barat, kemudian 2.156 TPS di enam kabupaten/kota se Papua Barat Daya, kantor KPU, kantor Bawaselo, dan rumah dinas bupati.

Polisi juga memantau distribusi dari gudang KPU hingga tingkat kabupaten, baik di Papua Barat maupun Papua Barat Daya, kata Kompol. Ongki

KPU Manokwari lanjutkan pendistribusian perlengkapan pemilu di tiga kabupaten
KPU Pekalongan Mulai Distribusi Perlengkapan Pemilu

Berdasarkan data KPU Indonesia, daftar pemilih tetap nasional (DPT) pada pemilu 2024 sebanyak 204.807.222 pemilih.

Sebelumnya, Partai Komunis Indonesia mengumumkan peserta pemilu 2024 adalah 18 partai politik nasional, yakni (berdasarkan nomor urut) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Buruh, dan Partai Buruh. Gelora Indonesia.

Tahap selanjutnya adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Hanora, Partai Garuda, Partai Nasional (PAN) yang berkuasa, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat. Partai, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Parindo, Kemitraan Pembangunan (PPP) dan Partai Ummat.

Selain itu, enam partai politik lokal yakni Partai Nengro Aceh, Partai Etje Busabuh Saat dan Partai Nasl Taqwa, Partai Dar Al Aceh, Partai Aceh, Aceh juga ikut serta dalam pemilihan anggota legislatif (pileg). Partai Adel Marfa dan Partai Solidaritas Independen Rakyat Aceh.

KPU Indonesia juga telah mengumumkan nama-nama calon peserta pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) 2024 yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar Nomor Urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka Nomor Urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. Nomor seri 3.

Setelah masa kampanye tanggal 28 November 2023 sampai dengan 10 Februari 2024, maka masa tenang akan dilaksanakan pada tanggal 11 sampai dengan 13 Februari. Sehari kemudian, pada 14 Februari 2024, pemilu legislatif, termasuk pemilu anggota DPD RI, akan bertepatan dengan pemilu presiden 2024.

Koresponden: Franciscus Salo-Weking
Editor : D.Dj. Clevantoro
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *