jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 14, 2024

JAKARTA (JurnalPagi) – Pelatih Kepala Akademi Sepak Bola Papua (PFA) Ardiles Rumbiak mengaku senang setelah empat pemain akademinya menanggapi permintaan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk mengikuti seleksi gelombang pertama U Indonesia. Timnas -16 di Jakarta 18-21 Februari.

Keempat mahasiswa tersebut adalah: Julius Vatikitaka Pigay, Valentino Santo, Samuel Kondrad dan Marthkevin Gustavo. Pemanggilan pemain tersebut berdasarkan surat resmi yang dikirimkan PSSI kepada PFA pekan lalu, Senin (12/2).

Mereka mewakili seluruh Papua mengikuti seleksi timnas U-16 putra Indonesia. Undangan seleksi mahasiswa PFA ini menjadi sinyal positif bagi sepak bola Papua, kata Ardiles dalam keterangan resmi yang diterima wartawan di Jakarta, Senin.

Rangkaian seleksi dan pemusatan latihan tim U-16 ini merupakan bagian dari persiapan tim jelang Asian Nations Cup U-16 dan kualifikasi Asian Nations Cup U-17.

Keikutsertaan mereka dalam seleksi timnas U-16 menjadi kebanggaan tersendiri bagi PFA dan Papua. “Mereka menunjukkan bahwa ketekunan, kedisiplinan, semangat pantang menyerah, dan sportivitas mampu menghantarkan anak-anak Papua bersaing di tingkat nasional,” kata Ardiles.

Ardiles mengatakan seruan itu bermula saat mahasiswa PFA mengikuti Piala Suratin 2024 di Yogyakarta pada awal Februari lalu. Saat itu, para pemain PFA sedang berlatih dan asisten pelatih U16 menyaksikan langsung.

Mereka melihat kemampuan anak-anak PFA bersaing di level U-16. “Mungkin bisa dipertimbangkan untuk memanggil empat pemain PFA,” kata Ardiles.

Ia melanjutkan, pemanggilan ini merupakan momen bersejarah. Dalam kurun waktu dua tahun sejak PFA berdiri pada tahun 2022, para pelajar PFA telah menunjukkan kemajuan pesat, baik dalam teknik, taktik permainan sepak bola, maupun karakter mereka.

Julius Vatikitaka Pigai, mahasiswa PFA, mengaku merasa terhormat dan bersemangat bisa menjadi bagian dari tim nasional U-16 angkatan pertama.

“Saya senang, tidak menyangka, saya juga bangga karena bisa mewakili PFA di seleksi,” kata Julius.

PFA merupakan salah satu usaha sosial PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk anak-anak Papua yang sukses tinggi. PFA hadir sebagai program yang bertujuan untuk melahirkan pemain-pemain sepak bola papan atas yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Mereka yang berhasil masuk PFA akan mendapat beasiswa selama dua tahun untuk mengikuti pelatihan sepak bola di Kompleks Olahraga Mimika (MSC) di Timika, Papua Tengah yang dibangun PTFI.

Dalam waktu dekat, pelajar PFA akan mengikuti turnamen sepak bola U-15 di Selangor, Malaysia. Ini merupakan pertama kalinya mahasiswa PFA mengikuti kompetisi di luar negeri.

“Kami berharap berbagai kompetisi nasional dan internasional yang kami ikuti dapat memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak Papua. Sekaligus membuka wawasan mereka untuk berani bermimpi dan berjuang mewujudkannya,” kata Ardiles.

Melansir laman resmi PSSI, Senin, seleksi tahap pertama timnas U-16 diawali dengan keikutsertaan 32 pemain terpilih dalam rangkaian kegiatan seleksi di bawah arahan pelatih Nova Arianto di lapangan B Gelora Bung Karno. kompleks stadion utama. , Senayan, Jakarta, Senin pagi dan sore.

Latihan pagi ini difokuskan pada tes fisik dan tingkat kebugaran pemain terpilih. Untuk sesi siangnya, Nova mengatakan akan ada internal game yang pihaknya akan melihat lebih detail kemampuan seluruh pemain terpilih.

Indra Sejafari menunjuk Nova Arianto sebagai Pelatih Kepala Timnas U-16 Indonesia.

Koresponden: Zaro Azza Siachenyar
Redaktur: Ervan Sohairondi
Hak Cipta © JurnalPagi 2024