jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 16, 2024

Gianyar, Bali (JurnalPagi) – Petugas keamanan internal Stadion Kapten Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali meredakan perkelahian antar penonton yang terjadi pada menit terakhir laga ke-26 Liga 1 Indonesia 2023/2024 antara Bali United dan Persis. Solo, Kamis malam.

“Penonton diimbau sekali lagi untuk tidak melemparkan benda apa pun ke tribun penonton. Hal ini demi menjaga fairness pertandingan,” ucap ofisial berulang kali melalui pengeras suara di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Kontroversi terjadi tak lama setelah Rahmat mencetak gol ketiga Bali pada menit ke-81.

Lalu tiba-tiba terjadi keributan di tribun penonton sisi selatan yang belum diketahui penyebabnya.

Sejumlah petugas keamanan internal (Tuan rumah) kemudian mendekati area stasiun untuk mencegah keributan meluas.

Beberapa penonton melemparkan botol air ke sekeliling tribun.

Saran Pelatih Kepala Bali United kepada Klub Lain Jaga Kualitas Stadion Dipta

Wasit Asp Yandis yang memimpin pertandingan menghentikan sementara pertandingan sekitar empat menit.

Belum diketahui pasti penyebab kontroversi ini, namun diduga karena suporter sempat curiga menyaksikan langsung balapan Persis Solo ke-26 tersebut.

Wasit kemudian memulai kembali pertandingan dengan tambahan waktu 6 menit di penghujung babak kedua, setelah kondisi di tribun penonton berangsur-angsur membaik.

Pada menit terakhir yakni menit ke-95, pemain Persis Solo Ramzan Sananta kemudian mencetak gol kedua tim tamu.

Hingga peluit akhir dibunyikan, Bali United sudah unggul 3-2 melawan Persis Solo.

Bali United Kalahkan Persis Solo 3-2

Sementara itu, usai pertandingan berakhir di tribun selatan yang sudah riuh, sejumlah penonton menyanyikan lagu primadona Persis Solo yang diiringi pemain alias Laskar Sombrenyava.

Setelah itu, tim pembawa acara menyanyikan lagu besar mereka “Feeling Proud”.

Ternyata, kebijakan yang diterapkan adalah melarang suporter menyaksikan langsung pertandingan Ligue 1.

Larangan tersebut merupakan transformasi sepak bola Indonesia pasca bencana Kanjurohan pada Oktober 2022 dan juga merupakan hasil kesepakatan antara Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA).

PSSI serukan rekonsiliasi suporter di akar rumput
Eric: PSSI Akan Bentuk Komite Dukungan dan Infrastruktur Interim

Koresponden : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Redaktur: Junidi Soswanto
Hak Cipta © JurnalPagi 2024