jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 22, 2024

Jakarta (JurnalPagi) –

Petinju Indonesia Hebi Marapo bersiap menghadapi petinju Filipina Al Toyogon dalam duel memperebutkan sabuk IBA Intercontinental Lightweight Championship di Johor Bahru, Malaysia, Minggu (25/12).

Kedua petinju diumumkan untuk bertarung setelah penimbangan resmi pada hari Sabtu. Bertarung di divisi ringan dengan bobot 135 pound atau 61,2 kg, Hebe memiliki bobot lumayan 61,2 kg, sedangkan Toyogun 60,75 kg.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu, pertandingan akan dipimpin wasit Thailand Chainnath dengan dibantu tiga wasit yakni Yulianus Ririhena dari Indonesia, FS Cheng dari Malaysia dan satu wasit Thailand, Visuth.

Pihak tersebut adalah Hebi Marapo dan Al Toyogon Acara pendamping utama Dalam Turnamen Tinju Internasional Johor dengan pertandingan utama untuk gelar kelas bantam WBC Asia antara petinju tuan rumah Mohammad Farkhan vs. Yousef Mohammad Yusmanondi dari Iran.

Ini adalah pertarungan kejuaraan kedua untuk Hebei tahun ini. Sebelumnya, petinju asal Sumba Barat itu merebut sabuk WBC Asia Continental Featherweight Championship dengan mengalahkan Pipat Chaiporn di Pattaya, Thailand 8 Juli lalu. Kemenangan atas Pippot memberinya rekor pertarungan 17 kemenangan (12 KO) dan satu kekalahan.

“Saya siap. Empat minggu latihan bersama pelatih David John Treharn (Kanada) juga mendapat komentar dari tim Ilmu olahraga Tingkatkan rasa percaya diri Kami sudah menyiapkan rencana dari A sampai Z. Saya tahu Toyogun adalah lawan yang tangguh dan itulah mengapa saya mencoba melakukan yang lebih baik di setiap ronde.

Toyogun sebenarnya bukanlah lawan yang sembarangan. Petinju berusia 24 tahun ini memiliki rekor 13 kali menang (9 KO), 7 kali kalah dan sekali imbang. Selain itu, ia mampu bertahan 10 ronde saat menghadapi mantan juara dunia kelas ringan WBC Jorge Linares, yang akhirnya kalah poin pada 7 September 2019.

Sementara itu, CEO XBC Sportech Urgyen Rinchen Sim mengatakan laga tersebut menjadi batu loncatan bagi Hebei untuk berjuang lebih keras dan lebih bergengsi tahun depan.

Setelah melihat performanya di dua laga sebelumnya, saya rasa sudah saatnya Hebe menghadapi petinju yang berperingkat lebih tinggi. Itu bagus untuk menguji kemampuannya. Jika berhasil melewati ujian ini, berarti Hebi sudah siap untuk naik ke level yang lebih tinggi. Oleh karena itu, pertempuran ini merupakan batu loncatan baginya.

Hebe Marapo Incar Sabuk IBA Intercontinental Championship Di Akhir Tahun 2022

Pengkhotbah: Mohammad Ramadhan
Editor: Aditya Eko Sigit Vikasono