Perbaikan Tol Bocimi, Sandiaga: Masyarakat yang mudik harus melakukan penyesuaian

Kami meminta kepada pemudik dan wisatawan yang hendak menuju Sukabumi untuk mulai melakukan penyesuaian baik dari segi rute maupun waktu.

KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT (JurnalPagi) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Manparkraf) Sandiaga Ono mengatakan, pemudik dan wisatawan yang mudik dan pergi ke Sukabumi agar mengatur perjalanan karena masih ditutupnya Tol Bogor-Chiavi-Sukabumi atau Busimi. SEDANG DALAM PENANGANAN.

Sandiaga mengatakan di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, “Kami pantau hingga hari ini masih dalam tahap perbaikan, sehingga kami mohon kepada pemudik dan wisatawan yang hendak menuju Sukabumi untuk mulai melakukan penyesuaian baik dari segi rute maupun waktu.” .

Menurut dia, hal ini disebabkan oleh fenomena cuaca yang harus diprediksi.

Cuaca ekstrem ini harus kita antisipasi. Kami sudah bekerja sama dan berkoordinasi dengan Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (BSARNAS) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan cuaca ini tidak mengganggu aktivitas pemudik yang mudik. kampung halamannya serta wisatawan yang ingin melakukan kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah tersebut.”

Sandiaga juga mengatakan, pada lebaran kali ini juga ada pemudik yang memilih melintasi jalur Puncak sebagai alternatif.

Arus lalu lintas di Tol Busimi arah Sukabumi dialihkan ke Gerbang Tol Sigombong.

Menteri PUPR: Tol Bocimi longsor akibat hujan deras

“Ada juga pemudik yang menuju kawasan Sukabumi melalui jalur Puncak, mereka juga harus berhati-hati karena banyak dari mereka yang memilih jalur Puncak sebagai alternatif,” ujarnya.

Sebagai informasi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, longsor di Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) disebabkan oleh curah hujan yang tinggi.

Basuki Hadimuljono mengatakan, kejadian tersebut diduga bukan disebabkan oleh pergerakan tanah, melainkan hanya longsor akibat curah hujan yang tinggi. Untuk itu, upaya penanganannya dilakukan dalam tiga hari ke depan.

Kementerian PUPR akan melakukan monitoring dan pengujian terlebih dahulu untuk memastikan Jalur B dapat dijadikan jalur mudik kendaraan Golongan 1, sehingga diharapkan dapat meringankan sebagian arus mudik menuju Cigombong.

Selain itu, Kementerian PUPR juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membuka jalur Jakarta hingga Sukabumi. Arus baliknya juga akan satu arah dari Sukabumi ke Jakarta. Mencoba buka pada hari Senin atau Selasa. Setelah lebaran, pengobatan menjadi permanen selama kurang lebih 2-3 bulan.

Wakil Menteri BUMN Upayakan Tol Bocimi Bisa Beroperasi Saat Idul Fitri

TJT Reaksi Cepat atas Kejadian Longsor Tol Bocimi

Koresponden: Ajay Kakti
Redaktur: Agus Salim
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *