jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 25, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Sekretaris Jenderal Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Dr. Hanny Nilasari Sp.DVE, Subsp.VEN, FINSDV, FAADV mengatakan produk perawatan kulit atau skin care yang paling banyak dicari masyarakat Indonesia adalah yang mengandung whitening karena kulit orang Indonesia berwarna lebih gelap.

Saat ditemui media di acara Wardah Skinverse Science Powered Skincare di Jakarta, Hani mengatakan, “Seringkali karena kulit kita pigmented, kita biasanya mencari yang memutihkan, sehingga banyak produk yang mengandung pemutih yang banyak digemari masyarakat Indonesia. ” .

Ia mengatakan, tren produk perawatan kulit yang memutihkan merupakan hal yang lumrah di kalangan masyarakat Indonesia, padahal menurut Hani, jika melakukan perawatan yang tepat maka kulit akan terlihat lebih cerah.

Jika Anda menjaga permukaan kulit tetap lembab dan tidak perlu menggunakan produk pemutih terlalu banyak, menggunakan perawatan kulit tanpa bahan pemutih juga bisa menjadi solusi untuk kulit cerah.

Manfaat air beras untuk kesehatan kulit wajah

Bisakah mencerahkan kulit tanpa perawatan?

Katanya: Padahal, dengan menjaga kelembapan permukaan kulit, kecerahan akan muncul dari dalam, sehingga tidak perlu terlalu banyak menggunakan obat atau perawatan kulit.

Dokter yang juga bekerja di RS Cipto Mangunkusumo ini mengatakan, penggunaan perawatan kulit berbahan dasar pemutih bisa saja dilakukan pada wajah yang memang membutuhkan perawatan tersebut, misalnya flek hitam yang bisa diatasi dengan perawatan kulit biasa tidak, itu lebih diperlukan.

Haney juga mengatakan, penggunaan produk perawatan kulit yang mengandung pemutih terlalu banyak dapat menimbulkan masalah pada wajah jika bahan yang digunakan tidak sesuai dengan kondisi kulit, apalagi jika menggunakan produk “palsu” yang dijual bebas.

Dijelaskannya: Gejala yang muncul biasanya berwarna merah, lama kelamaan menjadi hitam dan terdapat flek, hal ini merupakan suatu hal yang tidak diinginkan, biasanya bila mengunjungi dokter kulit warnanya menjadi hitam atau sangat merah, timbul jerawat dan kulit pecah-pecah.

Gejala perawatan kulit yang juga harus Anda waspadai karena tidak cocok untuk wajah Anda dapat menyebabkan rasa gatal, perih, perih, dan kemerahan.

Ia juga menyebutkan pentingnya membersihkan wajah dengan double cleaning untuk mendapatkan kulit yang bersih dan sehat, terutama jika Anda tinggal di daerah dengan kelembapan tinggi dan polusi tinggi.

Waspadai Produk Perawatan Kulit yang Dijual Secara Online

Gejala Kerusakan Kulit Akibat Penggunaan Krim Mengandung Merkuri

Tiga Wanita Dikabarkan Tertular HIV Usai Jalani Perawatan Wajah

Koresponden: Fitrah Asy’ari
Diedit oleh: Zita Mirina
Hak Cipta © JurnalPagi 2024