Penumpang dari Ternate menuju Manado beralih menggunakan kapal feri antar pulau

Karena Bandara Sam Ratulangi ditutup, saya memutuskan untuk membatalkan tiket pesawat dan menggunakan kapal feri antar pulau KM Venecian.

Ternat (JurnalPagi) – Sejumlah penumpang di Ternat, Maluku Utara tujuan Manado, Sulawesi Utara (Sulut) harus menggunakan kapal feri antar pulau lintas Ternat-Manadu dengan waktu tempuh sekitar 15 jam setelah jalur Samaratulangi ditutup Bandara akibat erupsi Gunung Ruwang di Kabupaten Sitaro.

Salah satu penumpang tujuan Menado, Hanif, di Ternat, Minggu, mengatakan, “Saya naik Lion Air dari Jakarta ke Ternit dan melanjutkan perjalanan dari Ternat ke Menado melalui laut dengan kapal feri antar pulau.”

Hanif merupakan perwira menengah TNI yang bertugas di Kodam Sulut

Hal senada juga disampaikan penumpang asal Halmahera, Wardaningsih, yang terpaksa membatalkan tiket Wings Air rute Ternate-Manado akibat ditutupnya Bandara Sam Ratulangi.

“Sejak Kamis (18/4/2024), saya seharusnya berangkat ke Manado dari Bandara Babullah Ternit menggunakan Wings Air, namun karena ditutupnya Bandara Sam Ratulangi, saya memutuskan untuk membatalkan tiket pesawat dan lebih memilih terbang dari bandara internasional. bandara Wardaningsih berkata: KM kapal Venesia.

Pelindo Container Bersiap Ubah Wajah Pelabuhan Ternate dan Merauke

Sejumlah kapal feri setiap harinya melayani rute Ternate-Manado yaitu KM Al Sudais, KM Geovani, KM Marin Teratai, KM Barcelona, ​​KM Permata Obi, KM Venecian, KM Aksar Saputra 09 dan KM Permata Bunda dengan harga tiket per orang 355 ribu toman

Sebelumnya, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) cabang Ternate menyatakan, sekitar 300 penumpang mudik Lebaran dari Pelabuhan Ahmad Yani Ternate menggunakan KM Doro Londa rute Ternate-Manado tidak dikenakan biaya.

Chief Operating Officer PT Pelni Cabang Ternate Rudi Aref mengatakan, sekitar 300 penumpang mudik memenuhi kuota Ternate ke Bitung, Sulawesi Utara melalui program gratis saat mudik Lebaran 1445H.

KM Doro Londa yang berangkat dari Pelabuhan Ahmed Yani Ternate menuju Bitung total mengangkut 803 penumpang, 300 orang di antaranya merupakan peserta repatriasi sesuai kuota program repatriasi gratis tahun 2024 yang dicanangkan pemerintah pusat melalui Kementerian. Transportasi bekerjasama dengan PT Pelni saat Mudik Lebaran 2024.

Dikatakannya, selain pemberangkatan 300 peserta dari Ternat menuju Bitong, peserta kuota Ambon menuju Ternat juga masuk ke Pelabuhan Ahmad Yani Ternit secara gratis dengan kuota 300 orang.

Ia mengatakan, total penumpang yang masuk ke Pelabuhan Ahmed Yani di Ternat kemarin sebanyak 2.542 orang, dimana 300 orang diantaranya merupakan penumpang gratis dari Ambon menuju Ternat.

Pelabuhan Modfar Sejah II Ternat Siap Beroperasi

Cabang Pleni Ternat Buka Layanan Tiket Pulang Pergi Gratis

Koresponden: Abdul Fatah
Redaktur: Agus Salim
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *