Pengurus Esteghlal mengingatkan mereka, itikaf bukan berarti meninggalkan masjid

Prinsipnya diam, perbanyak waktu di masjid, berzikir, membaca Al Quran, mempelajari ajaran Islam.

Jakarta (JurnalPagi) – Perwakilan Badan Pengelola Masjid Esteghlal (BPMI) mengingatkan, itikaf bukan berarti tidak meninggalkan masjid semalaman, melainkan umat Islam yang berdiam di dalam masjid untuk beribadah.

Yang terpenting diam, lebih banyak waktu di masjid, berzikir, membaca Alquran, mempelajari ajaran Islam, kata wakil organisasi ibadah Masjid Esteghlal Abui itu. Tidak ada batasan untuk melakukan ini dan itu.” Harira Abd. Salam di Jakarta, Senin.

Abui mengatakan, umat Islam mempunyai dua ibadah utama selama Ramadhan, yaitu puasa di siang hari dan bangun malam untuk shalat Tarawih dan Tahjud.

Ditambahkannya: Dengan melakukan ibadah ini diharapkan dosa-dosa masa lalu dapat terhapus.

Pementasan itikaf di Masjid Esteghlal pada 10 malam terakhir bulan suci Ramadhan dimulai pada tanggal 21 bulan suci Ramadhan. Dalam pelaksanaannya terdapat tiga cara pelaksanaan Ektkaf, yaitu kegiatan yang dikelola oleh BPMI, mandiri dan VIP.

Abu mengatakan, jumlah umat Islam yang mengikuti retret yang difasilitasi BPMI ini mencapai 500 orang dan harus mendaftar melalui tautan yang dibagikan pihak manajemen, sedangkan jumlah jemaah mandiri yang bisa datang tanpa registrasi bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dari jumlah tersebut.

Dikatakannya: “Kemudian ada lagi kegiatan VIP. Baru saja diluncurkan oleh Menteri Sandiaga Uno. Bekerja sama dengan hotel-hotel di sekitar Esteghlal. (Peserta) menghabiskan hari di hotel melakukan pekerjaan seperti biasa. Malamnya, di sini Ibadah.”

Pemerintah akan menggelar rapat penetapan 1 Syawal atau Idul Fitri 1445 Hijriah pada 29 Ramadhan atau 9 April 2024. Dengan begitu, masih terbuka peluang bagi umat Islam yang hendak beritikaf di masjid.

Koresponden: Lia Vanadriani Santosa
Redaktur: Gant Dirgantara
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *