Peneliti Tiongkok telah mengembangkan serat pintar yang dapat memancarkan cahaya

Jakarta (JurnalPagi) – Tim peneliti asal Tiongkok berhasil mengembangkan smart fiber jenis baru yang mampu memancarkan cahaya dan menghasilkan listrik tanpa perlu tersambung ke sumber listrik.

Serat tersebut mengintegrasikan berbagai fungsi, termasuk pengumpulan energi nirkabel, penginderaan dan transmisi informasi, dan dapat dikembangkan menjadi tekstil yang dapat menyediakan fungsi interaksi manusia-komputer seperti tampilan cahaya dan kontrol sentuh tanpa chip, kata Xinhua mengutip Jakarta, Selasa.

Studi yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal ilmiah ini diharapkan dapat mengubah cara manusia berinteraksi dengan lingkungan dan antar manusia, serta sangat penting dalam penggunaan tekstil pintar.

Perangkat pintar yang dapat dikenakan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan memainkan peran penting dalam pemantauan kesehatan dan telemedis.Telemedis), interaksi manusia-komputer dan sejumlah bidang lainnya.

Dibandingkan dengan komponen semikonduktor kaku tradisional atau perangkat film tipis fleksibel, tekstil elektronik yang terbuat dari serat pintar lebih menyerap keringat dan lembut.

Namun, pengembangan serat pintar saat ini menggunakan integrasi multi-modul yang kompleks, yang meningkatkan volume, berat, dan kekakuan tekstil.

Sebuah tim peneliti dari Fakultas Sains dan Teknik Material Universitas Donghua secara tidak sengaja menemukan dalam sebuah eksperimen bahwa serat memancarkan cahaya di bidang radio. Berdasarkan temuan ini, tim mengembangkan serat pintar jenis baru yang menggunakan energi elektromagnetik sebagai penggerak nirkabel.

Jenis serat baru ini memiliki ciri bahan baku yang hemat biaya dan teknologi pemrosesan yang matang, kata Yang Weifeng, anggota tim peneliti. Fiber dapat melakukan tampilan kain, transmisi instruksi nirkabel, dan fungsi lainnya tanpa menggunakan chip dan baterai.

Pakaian yang terbuat dari serat baru ini dapat bersifat interaktif dan bercahaya, dan juga dapat mengontrol produk elektronik dari jarak jauh secara nirkabel dengan menghasilkan sinyal unik untuk berbagai posisi tubuh penggunanya, kata Hu Chengyi, peneliti di Universitas Donghua.

Tim peneliti mengatakan mereka akan mempelajari lebih lanjut bagaimana serat baru ini dapat memanen energi dari luar angkasa secara lebih efektif untuk mengembangkan fungsi tambahan termasuk tampilan, deformasi, dan komputasi.

Koresponden: Xinhua
Redaktur: Ade P Marboen
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *