jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 25, 2024

Jakarta (JurnalPagi) –

Ricardo Handoko atau lebih dikenal dengan Rico mendirikan SMK Wahana Tegal Angus di Tangerang, Banten sebagai pendiri dan Kepala Visi dan Strategi Grup Bisnis ERHA.

“Pendidikan yang terbaik adalah hak asasi setiap manusia. Saya yakin tidak ada proses belajar yang sia-sia,” kata Rico dalam siaran persnya, Minggu.

Semuanya bisa bermanfaat dan semuanya bisa berdampak,” ujar Rico yang juga berinisiatif melalui Emilie Handoko Initiative (EHI).

“Bagian kami adalah membuka akses yang seluas-luasnya kepada seluruh anak laki-laki dan perempuan Indonesia untuk menciptakan generasi unggul di masa depan,” kata Rico.

Jerawat meradang bisa diobati

Dermatitis atopik atau eksim adalah penyakit kulit kronis

Tumbuh dalam keluarga yang menanamkan pentingnya pendidikan sejak kecil membuat Rico percaya bahwa pendidikan berperan penting dalam pembentukan identitas dan kapasitas seorang anak di masa dewasa.

Oleh karena itu, di tengah kesibukannya, Rico tetap aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, khususnya di bidang pendidikan dan literasi.
partikel untuk objek langsung
Ricoh percaya bahwa akses pendidikan dan literasi informasi yang baik dapat membentuk kepribadian generasi yang kritis, adaptif, dan berdaya tahan tinggi.
Gedung SMK Tegal Angus Wahana diresmikan oleh pihak SMA
partikel untuk objek langsung
Melalui EHI, Ricoh berupaya membuka seluas-luasnya akses pendidikan bagi generasi muda Indonesia, salah satunya dengan pembangunan gedung SMK Wahana Tegal Angus bekerjasama dengan World Harvest Indonesia.

Pada acara peresmian gedung baru SMK Wahana Tegal Angus, Sabtu (17/12), Rico hadir untuk memotivasi dan mengajak seluruh siswa mengejar cita-citanya dengan giat belajar dan aktif mengikuti berbagai kegiatan positif. .

Hal ini pun disambut baik oleh Gary Kurniawan selaku direktur World Harvest Indonesia yang membawahi SMK Wahana Tegal Angus di Kabupaten Tangerang.

Sebagai perwakilan World Harvest Indonesia, kami sangat senang dan sangat berterima kasih kepada Pak Rico dan Ibu Amelia (istri Ricardo Handocco) dan Emily (putri Ricardo Handocco). Momen bersejarah ini tentunya tidak akan terwujud tanpa dukungan Emilie Handoko Initiative. Kami berharap ini dapat memberikan dampak positif lebih lanjut tidak hanya untuk sekolah, tetapi untuk pendidikan Indonesia secara keseluruhan.”

Selain EHI, Ricoh juga terlibat dalam pembangunan lebih dari 7 Taman Jendela Baca Dunia di Indonesia yang menaungi lebih dari 2.000 pelajar di wilayah Cikarang, Bekasi, Sukabumi, Banyuwangi, dan Semarang.

Park’s World Reading Window merupakan tanggung jawab sosial ERHA di bidang pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan minat baca anak-anak Indonesia, khususnya di daerah-daerah yang aksesnya minim, sehingga mereka bisa menjadi literat.

Selain Jendela Taman Bacaan Dunia, pada 2022 Ricoh juga akan meluncurkan program operasi katarak gratis melalui program tanggung jawab sosial perusahaan ERHA untuk 1.911 masyarakat Indonesia di pulau Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

Editor: Alviansia Pesaribo